nusabali

Tegaskan Kejayaan Budaya dan Persatuan Warga

Puncak HUT ke-532 Kota Singasana

  • www.nusabali.com-tegaskan-kejayaan-budaya-dan-persatuan-warga

TABANAN, NusaBali - Puncak perayaan HUT ke-532 Kota Singasana berlangsung meriah di Taman Bung Karno, Tabanan, Sabtu (29/11) bertepatan dengan Hari Raya Kuningan.

Acara yang dipadati ribuan warga ini menegaskan kuatnya identitas budaya, rasa syukur, dan semangat kebersamaan masyarakat Tabanan.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny Rai Wahyuni Sanjaya memimpin langsung jalannya perayaan. Hadir pula tokoh adat Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, anggota DPR RI dan DPRD Bali, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta istri, jajaran Forkopimda, Sekda, pimpinan instansi vertikal dan BUMD, hingga tokoh masyarakat dan para sponsor. Sejak sore, masyarakat telah memenuhi area Taman Bung Karno. Beragam pertunjukan kesenian khas Tabanan membuka rangkaian acara, mulai dari Tari Kebesaran Kabupaten Tabanan, yakni Tari Jayaning Singasana AUM, Tari Oleg Tamulilingan, hingga Tarian Sekaa Tani dari Juara 2 FLS2N tingkat nasional. Pertunjukan Naluri Manca bertajuk Mula Pratipada Jayaning Singasana turut memeriahkan panggung budaya.

Di sela-sela pertunjukan, Bupati Sanjaya menyerahkan penghargaan kepada para seniman sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka melestarikan tradisi dan seni daerah. Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengucapkan selamat Hari Raya Kuningan kepada umat Hindu serta menegaskan makna besar perayaan tahun ini. “Malam ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum merayakan perjalanan panjang Kota Singasana. Hal ini sejalan dengan tema Mula Jayaning Singasana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani (AUM),” ujar Bupati Sanjaya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dan tidak melupakan akar budaya. “Kota Singasana hanya akan maju bila kita saling menggenggam dan menguatkan. Modernisasi jangan sampai menjauhkan kita dari tradisi yang menjadi jati diri. Kepada generasi muda, masa depan ada di tangan kalian. Mari melangkah dengan optimisme,” tegasnya. Selain pertunjukan budaya, puluhan stan IKM/UMKM turut meramaikan perayaan sebagai wujud perputaran ekonomi rakyat. 

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, penampilan penyanyi lokal Gus Veron, dan penampilan utama band Padi Reborn. Kehadiran band nasional tersebut bukan hanya menghibur, tetapi juga membawa simbol bahwa Tabanan sebagai ‘lumbung padi’ Bali memiliki identitas kuat yang terus dijaga. Rangkaian puncak HUT ke-532 Kota Singasana ditutup dengan semarak, meninggalkan pesan persatuan, kebanggaan budaya, dan optimisme menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). @ des 

Komentar