nusabali

Pohon Tumbang ‘Tutup’ Jalur Singaraja-Seririt

Antisipasi Bencana, BPBD Buleleng Siaga di 9 Kecamatan

  • www.nusabali.com-pohon-tumbang-tutup-jalur-singaraja-seririt

SINGARAJA, NusaBali - Angin kencang kembali memicu gangguan lalu lintas di wilayah Buleleng. Sebuah pohon santen berdiameter sekitar 60 cm tumbang dan menutup penuh badan Jalan Raya Singaraja–Seririt tepatnya di Dusun Enjung Sangiang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Jumat (28/11) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.25 Wita, dipicu akar pohon yang sudah lapuk dan kuatnya hembusan angin.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Buleleng langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Dengan membawa dua chainsaw, petugas melakukan pemotongan batang dan dahan pohon untuk membuka akses jalan. Proses penanganan berlangsung kurang lebih satu jam.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa Sabtu (29/11) kemarin menjelaskan bahwa pohon yang tumbang sempat membuat jalur vital pantura Buleleng tersendat. “Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Karena ini jalur utama Singaraja–Seririt, pembukaan akses menjadi prioritas. Sekitar pukul 23.30 Wita arus lalu lintas sudah kembali normal,” jelas Suyasa.

Memasuki puncak musim penghujan, Suyasa mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan lebat berpotensi memicu pohon tumbang, banjir lokal, hingga tanah longsor. “Kami menghimbau warga agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur rawan, apalagi malam hari. Jika melihat pohon besar yang condong atau tampak rapuh, segera laporkan ke pemerintah desa atau BPBD,” ujar dia.

Sementara itu BPBD Buleleng menyiagakan tim TRC selama 24 jam untuk merespons setiap laporan kejadian kebencanaan. TRC di sembilan kecamatan pun sudah dibentuk untuk mempercepat respon penanganan atas peristiwa kebencanaan.k23

Komentar