nusabali

Reinkarnasi Budaya XIII FIB Unud Hadirkan Lomba Seni-Sastra dan Bincang Budaya Internasional

  • www.nusabali.com-reinkarnasi-budaya-xiii-fib-unud-hadirkan-lomba-seni-sastra-dan-bincang-budaya-internasional

DENPASAR, NusaBali.com – Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana menggelar Reinkarnasi Budaya XIII tahun 2025 dengan mengangkat tema “Swara Bayuning Adiluhung”, yang dimaknai sebagai ekspresi napas kehidupan dalam menjaga warisan budaya yang luhur. Rangkaian acara berlangsung sejak 2–9 November, dan ditutup pada 15 November 2025.

Ketua Pelaksana Reinkarnasi Budaya XIII, Ni Kadek Karista Denianti (21), mengatakan kegiatan ini merupakan program rutin yang terdiri dari tiga rangkaian utama: Pembukaan dan Bincang Budaya Nala Cintya Mani ke-8, lomba seni dan sastra, serta malam puncak penutupan.

“Sebagai bagian dari Fakultas Ilmu Budaya yang memiliki unsur kebudayaan sangat kental, kami merasa memiliki kewajiban untuk ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya Bali. Reinkarnasi Budaya menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat seni dan sastra,” ujar Karista, Sabtu (15/11/2025).

Hadirkan Bincang Budaya Bertaraf Internasional

Tahun ini, Bincang Budaya Nala Cintya Mani digelar dalam skala internasional. Kegiatan menghadirkan pembicara tamu dari luar negeri, Philippe Augier—pendiri Museum Pasifika—bersama dua pembicara lainnya, yakni Marlowe Bandem dan Prof I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Ph.D.


Ketiganya membahas tema “Representasi Budaya di Tengah Panggung Komersial”, khususnya posisi seni, sastra, dan pariwisata di tengah arus komersialisasi budaya.

Pembukaan kegiatan dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik Unud, Prof Ir I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D., yang ditandai penancapan Wayang Sutasoma sebagai simbolis dimulainya seluruh rangkaian. Acara ini disaksikan 100 peserta secara langsung di Auditorium Widya Sabha Mandala FIB, dan 298 peserta lainnya secara daring.

Lomba Seni-Sastra: Puisi, Bali Grafi, Barong, Rindik, hingga Tari

Reinkarnasi Budaya XIII dimeriahkan berbagai lomba seni dan sastra, di antaranya membaca puisi, Bali grafi, Bapang Barong Buntut, Makendang Tunggal, Rindik, serta Tari Truna Jaya.

Lomba baca puisi diikuti 30 peserta dan digelar secara online. Peserta mengirim video ke panitia, sementara penilaian dilakukan secara offline oleh dewan juri yang terdiri dari Ida Ayu Nindia Brahmani Putri, S.Pd., M.Pd., Jalu Norva Illa Putra, dan Ni Luh Putu Wulan Dewi Saraswati.

Kategori Bapang Barong Buntut dan Makendang Tunggal diikuti 17 pasang peserta, masing-masing terdiri dari penari barong dan juru kendang. Dewan juri meliputi I Nyoman Muliana, I Putu Eka Darmayasa (Barong), serta I Wayan Arik Wirawan, S.Sn., M.Sn., dan Pande Gde Eka Mardiana, S.Sn., M.Sn. (Kendang).

Karista mengaku kagum melihat antusiasme peserta di kategori ini. “Banyak anak usia dini yang tampil dengan kemampuan sangat baik. Semangat mereka luar biasa,” katanya.

Lomba Rindik kembali digelar setelah terakhir diadakan pada 2020. Sebanyak 5 tim mengikuti lomba yang diperuntukkan bagi peserta usia 15–22 tahun. Juri yang menilai adalah I Wayan Adi Darmawan, S.Sn., M.Sn., I Made Adhi Wiguna, S.Sn., M.Sn., dan Agus Jaya Widiana, S.Sn. Peserta menampilkan Gending Sekar Sari (Style Pedungan) dengan durasi 10–12 menit.

“Rindik adalah musik tradisional yang masih digemari anak muda dan harus dijaga eksistensinya. Melalui lomba ini, kami berharap ada regenerasi pelestari seni,” ujar Karista.

Lomba Tari Truna Jaya dibuka untuk kategori umum se-Bali usia 15–24 tahun. Penilaian dilakukan oleh Sri Ayu Pradnya Larasari, S.Sn., M.Sn., Ida Ayu Triana Titania Manuaba, S.Sn., M.Sn., dan Ni Made Haryati, S.Sn., M.Sn.

Karista menilai perkembangan seni tari Bali sangat signifikan. “Banyak penari muda yang aktif ikut lomba maupun ngayah di pura. Ini tanda baik bagi keberlangsungan kesenian Bali,” katanya.

Karista berharap Reinkarnasi Budaya XIII dapat menjadi ruang yang terus hidup bagi generasi muda.
“Semoga acara ini semakin dikenal, semakin besar, dan menjadi wadah pelestarian budaya Bali setiap tahun. Ke depan, promosi akan kami tingkatkan agar informasinya sampai lebih luas,” tutupnya. *m03

Komentar