nusabali

Pemkot Jogjakarta Belajar Pengelolaan LPD Denpasar

Arya Wibawa: LPD Berperan Wujudkan Kemandirian Desa Adat

  • www.nusabali.com-pemkot-jogjakarta-belajar-pengelolaan-lpd-denpasar

DENPASAR, NusaBali - Pemerintah Kota Jogjakarta menjadikan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kota Denpasar sebagai rujukan dalam penguatan dan pengembangan Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP).

Hal itu terungkap dalam kunjungan kerja Walikota Jogjakarta Hasto Wardoyo bersama Wakil Walikota Jogjakarta Wawan Hermawan yang diterima Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (25/11).

Walikota Hasto menyampaikan bahwa BUKP merupakan lembaga keuangan mikro yang bertujuan memberikan akses permodalan bagi masyarakat pedesaan dan pelaku UMKM. Selain menyalurkan kredit kepada pedagang pasar tradisional, pedagang kaki lima, serta pelaku usaha mikro dan kecil, BUKP juga menghimpun tabungan dan deposito dari masyarakat.

Menurut Hasto, pihaknya ingin mendorong BUKP bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Karena itu, LPD Denpasar dipilih sebagai rujukan lantaran keberhasilan lembaga tersebut dalam pengelolaan keuangan berbasis desa adat.

“Kami melihat kesamaan karakter kebudayaan dan geografis antara Jogjakarta dan Denpasar. Karena itu, kami ingin belajar tentang tata kelola LPD di Denpasar agar BUKP dapat berkembang lebih profesional,” ujar Hasto.

Wawali Arya Wibawa menyambut baik kunjungan tersebut. Dia menegaskan bahwa LPD memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian desa adat di Kota Denpasar. Selain menyediakan jasa keuangan, LPD juga menjalankan fungsi sosial bagi krama adat, termasuk memberikan keringanan biaya upacara seperti Matatah, Nyekah, Mamukur, Mapetik, dan kegiatan adat lainnya.

Tak hanya itu, LPD turut berkontribusi dalam pelayanan pajak serta pemberian kredit permodalan kepada UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Pertemuan ini menjadi ruang berbagi inovasi antardaerah. Kami berharap tata kelola LPD di Denpasar dapat memberikan perspektif baru bagi penguatan BUKP di Jogjakarta,” kata Wawali Arya Wibawa.

Kunjungan tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan OPD Pemkot Jogjakarta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kepala BPKAD Denpasar Luh Putu Kusuma Dewi, Kepala Dinas Kebudayaan Raka Purwantara, Ketua Parum Bendesa se–Kota Denpasar Anak Agung Ketut Wirya, serta Plt Kepala LPLPD Denpasar I Nyoman Wiryana. 7 mis

Komentar