Direktur Perumda Beber Kegunaan Dana Rp 16 M
AMLAPURA, NusaBali - Sejumlah anggota DPRD Karangasem sempat menagih dana deposito milik Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem Rp 16 miliar. Upaya ini untuk menutupi kekurangan anggaran di APBD 2026.
Direktur Perumda Tirta Tohlangkir I Komang Haryadi Parwatha, langsung membeberkan rencana penggunaan dana itu. "Dana Rp 16 miliar itu, peruntukkannya telah dirancanag sejak tahun 2025, dan digunakan tahun 2026," jelas I Komang Haryadi Parwatha di ruang rapat DPRD Karangasem, Senin (24/11).
Dia memaparkan dana Rp 16 miliar itu akan dipakai membangun 4 reservoar di Kecamatan Kubu Rp 2,7 miliar, penambahan jaringan di Kecamatan Manggis, Abang, dan Karangasem Rp 1,4 miliar dan perbaikan jaringan lainnya. Sisa anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk biaya pengadaan pompa.
Kata dia, pelayanan air bersih di Kecamatan Kubu tuntas tahun 2026 dengan cara membeli air dari UPTD Telaga Waja. Selanjutnya air dialirkan ke reservoar lanjut ke pelanggan. Di Kecamatan Karangasem, kebutuhan air masih dihitung ulang karena pelanggannya terbanyak.
Sebelumnya, anggota DPRD Karangasem dari Fraksi PDIP I Wayan Sumatra mempertanyakan deposito Rp 16 miliar. Anggota DPRD Karangasem dari Kecamatan Sidemen I Gusti Lanang Sidemen Hendrawata, berharap agar pelayanan merata. Sebab, pelayan Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem untuk Kecamatan Sidemen, selama ini kurang optimal. Satu desa dapat pelayanan seminggu sekali, bahkan ada yang dapat pelayanan sebulan sekali. "Pelayanan mesti berkeadilan," jelasnya.7k16
Komentar