Jangan Ada Proyek Lewati Deadline!
Bupati Bangli
Sang Nyoman Sedana Arta
RSUD Bangli
DAK (dana alokasi khusus)
Ketua DPRD Bangli
I Ketut Suastika
BANGLI, NusaBali - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta meminta pihak rekanan menggenjot pekerjaan proyek fisik. Penekanan ini ditujukan kepada rekanan yang masih mengerjakan proyek. Pengerjaan proyek harus selesai sesuai deadline atau batas waktu agar tak sampai ada denda karena pengerjaan melewati kontrak.
Penegasan itu disampaikan Bupati Sedana Arta di sela-sela meninjau proyek – proyek strategis di Kabupaten Bangli, Senin (24/11). "Kita tidak mau, kawan-kawan (rekanan) ini kena denda. Bagaimana caranya? Mumpung masih ada waktu, itu yang harus dikejar, " ujarnya, saat kunjungan di RSUD Bangli.
Ditegaskan, bagaimana semangat jengah membangun Bangli ini. Jangan semuanya menunggu di akhir. Kalau ada waktu sekarang kerjakan dengan lebih giat lagi. Kalau perlu kerja lembur.
Dalam kunjungan sekaligus monitoring dan evaluasi itu, Bupati Sedana Arta mengecek 9 proyek strategis daerah. Antara lain, Rekonstruksi Jalan Demulih-Sala, Jalan Lingkungan Ekowisata Bukit Demulih di Kecamatan Susut. Rekonstruksi Jalan dan Bangunan Pelengkap di ruas jalan Selati, Desa Bunutin, Kecamaatan Bangli-Tanggahan Talang jiwa, Desa Demulih, Kecamatan Susut, dan lain-lain. Proyek-proyek tersebut dengan anggaran dari berbagai sumber. Dari Insentif Fiskal, PAD (Pendapatan Asli Daerah), BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) DAK (Dana Alokasi Khusus) dan BKK (Bantuan Keuangan Khusus).
Pembangunan jalan hotmix, kata Bupati, ada yang sudah 100 persen. Ada juga beberapa jalan hotmix masih dikerjakan. Pengerjaan batu bronjong dan meratakan tanah sudah berproses, kontrak kerjanya berakhir 15 Desember 2025. Pembangunan di RSUD Bangli, tahun ini menggunakan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kesehatan. Tahun depan, akan dilanjutkan dengan bantuan, peralatan seperti CT Scan dan alat jantung baik dewasa maupun anak. “Ke depan kita akan menjadikan RSUD Bangli sebagai unggulan rumah sakit jantung terpadu dan kemoterapi," ujarnya.
Di RSUD ini juga disiapkan ruang kuliah di masing-masing gedung untuk menunjang mahasiswa Kedokteran Universitas Hindu Negeri Sugriwa yang tahun depan akan buka fakultas kedokteran. Dalam peninjauan emarin, Bupati Sedana Arta didampingi Wabup I Wayan Diar, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra dan Tim Pembangunan Kabupaten Bangli, serta Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika.7k17
Komentar