nusabali

Jalan di Bhuana Giri Jadi ‘Sungai’

  • www.nusabali.com-jalan-di-bhuana-giri-jadi-sungai

Kerusakan jalan tersebut makin parah disertai air mengalir dan dilintasi truk 24 jam.

AMLAPURA, NusaBali
Jalan menghubungkan Banjar Butus - Banjar Bukit Paon, tembus Banjar Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, kini berubah jadi ‘sungai’. Jalan sepenuhnya tertutup pasir, kerikil, koral dan dialiri air.

Meski demikian truk-truk pengangkut material galian C, masih bisa melintas dengan hati-hati. "Jalan ini sejak 10 tahun terakhir, rusak," ujar I Gede Paing Wirata, salah seorang warga saat ditemui di Banjar Butus, Desa Bhuana Giri, Senin (24/11).

Katanya, jalan tersebut sering berlubang cukup besar karena saat hujan material jalan hanyut. Selanjutnya pemilik usaha galian C menambal agar truk-truk bisa melintas. Setiap hujan, kerusakan jalan tersebut makin parah disertai air mengalir dan dilintasi truk 24 jam. Warga lain, I Ketut Sanjaya mengatakan lapisan aspal jalan ini telah habis dan berubah jadi jalan berpasir dan kerikil. 

Jalan ini akses ke lokasi galian C menuju Banjar Bukit Paon, Banjar Tanah Aron dan Banjar Nangka. Pengendara sepeda motor yang melintas mesti ekstra hari-hati, karena sepanjang jalan banyak lubang.
Perbekel Bhuana Giri I Nengah Duarsa meluruskan, jalan itu rusak sejak tahun 2018. "Kan terakhir dihotmiks, tahun 2017. Selanjutnya rusak secara bertahap. Kemarin, hujan lebat. Banyak material tergerus menimbulkan banyak lubang. Kami sudah bergotongroyong," katanya.

Dia telah berkoordinasi dengan pengusaha galian C. Hasilnya, ada sumbangan material 15 dump truk  untuk menguruk lubang-lubang jalan dari jembatan dekat LPD Desa Adat Nangka hingga depan SDN 2 Bhuana Giri. "Jangan dulu berpikir agar dapat bantuan jalan itu dihotmiks, terpenting lubangnya ditutup, dan kendaraan bisa melintas," ucapnya. 

Saat gotong royong, datang petugas PUPRKim (Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) Karangasem. Kadis PUPRKim Wedasmara mengatakan, telah mengusulkan bantuan JID (jalan inpres daerah) ke pusat untuk mendanai perbaikan jalan itu. "Ternyata di pusat ada efisiensi sehingga usulan itu belum terkabulkan," jelas Wedasmara. Idealnya, kata dia, akses truk galian C ini dibeton.7k16

Komentar