Bali United Mandek, Ditahan Juru Kunci Persis Tanpa Gol
GIANYAR, NusaBali.com — Bali United gagal memanfaatkan keuntungan tampil di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Persis Solo pada laga pekan ke-12 BRI Super League 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (23/11) malam (23/11). Hasil ini membuat Serdadu Tridatu tertahan di posisi 11 klasemen, sementara Persis tetap terbenam sebagai juru kunci.
Sejak babak pertama, Bali United tampil menekan dan mendominasi serangan melalui Thijmen Goppel, Kadek Agung, dan Boris Kopitovic. Tim tamu yang berada di posisi buncit lebih banyak bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik. Pada menit ke-22, tuan rumah sempat mendapat penalti setelah Rahmat Arjuna dijatuhkan Xandro Schenk di kotak terlarang. Namun wasit Sance Lawita membatalkan keputusan itu usai meninjau VAR karena kaki Xandro lebih dulu menyentuh bola.
Tensi laga meningkat menjelang turun minum ketika dua pemain Bali United, Brandon Wilson dan Kadek Arel, menerima kartu kuning akibat pelanggaran berbeda. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Drama terjadi pada menit ke-55, saat duel Kopitovic dengan bek Persis asal Brasil, Cleylton Santos, membuat striker Montenegro itu terjatuh kesakitan di tepi kotak penalti. Pertandingan terhenti sementara dan VAR kembali digunakan untuk memastikan potensi pelanggaran berat. Cleylton hanya diganjar kartu kuning, dan titik foul terjadi sedikit di luar kotak penalti.
Serangan demi serangan Bali United terus mengalir, tetapi solidnya pertahanan Persis membuat Kopitovic dan rekan-rekan frustrasi menyelesaikan peluang. Masuknya pemain muda Jens Raven dan Muhammad Rahmat di menit akhir belum cukup mengubah skor hingga laga ditutup pada menit 90+7.
Tambahan satu poin menempatkan Bali United di posisi 11 klasemen sementara dengan 14 poin. Persis masih berada di dasar klasemen dengan 7 poin namun sukses mencuri hasil positif dari laga tandang yang sulit.
Wasit utama dalam pertandingan ini Sance Lawita, dibantu Sandry Maga dan Mardiyono sebagai asisten. Teknologi VAR dikendalikan oleh Ginanjar Rahman Latief dengan AVAR Sriyanto.
Bali United selanjutnya dituntut berbenah agar mampu mendongkrak posisi dan kembali bersaing di papan atas sebagaimana ekspektasi publik Pulau Dewata.
Komentar