Benjolan Payudara
BENJOLAN atau yang biasanya disebut dengan tumor adalah pembengkakan di dalam atau pada tubuh akibat pertumbuhan sel yang tidak normal. Sekitar 13 persen wanita mengalami tumor payudara.
Hal ini menjadikan tumor payudara sebagai jenis tumor yang paling banyak ditemui pada wanita. Tumor payudara ini dapat diklasifikasikan menjadi tumor payudara jinak dan tumor payudara ganas. Yang membedakan dari keduanya yaitu bentuk, konsistensi, permukaan, dapat digerakkan (mobile) atau tidak dan ada atau tidaknya nyeri.
Pada wanita usia subur hal ini memang sering terjadi. Tumor payudara berupa benjolan yang berbentuk padat dan kecil yang biasanya disebut dengan fibroadenoma mammae (fam) atau dikenal sebagai tumor payudara jinak. Kondisi ini jarang terjadi pada perempuan yang memasuki masa menopause, hal ini dipengaruh oleh hormon yang ada pada manusia, salah satu hormon yang mendominasi adalah esterogen. Hormon ini dihasilkan oleh ovarium atau indung telur yang ada pada organ reproduksi perempuan.
Banyak hal yang meningkatkan terjadinya kasus tumor payudara jinak ini, salah satunya adalah faktor makanan. Namun tidak semua makanan yang berakibat meningkatkan terjadinya hal ini. Akan tetapi makanan yang dikonsumsi secara berlebih akan mengakibatkan tumbuhnya suatu penyakit.
Makanan fast food atau makanan cepat saji adalah menu yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Namun juga memiliki efek samping yang besar bagi kesehatan. Hal ini menjadi faktor terjadinya kanker payudara. Salah satu penyebabnya adalah karena kadar dari karsinogenik yang tinggi sehingga memberikan peluang besar aktifnya sel kanker atau tumor. Karsinogenik akan aktif apabila dirangsang oleh suatu zat atau enzim, contohnya seperti lemak dalam makanan yang terdapat pada makanan fast food
Untuk itu pentingnya dilakukan pemeriksaan secara dini dan mandiri. Pemeriksaan payudara dapat dilakukan secara rutin yaitu dengan cara periksa payudara sendiri (sadari). Sadari adalah deteksi dini untuk mengetahui adanya benjolan atau perubahan yang abnormal pada payudara yang dapat dilakukan sendiri dengan cara periksa payudara sendiri.
Sadari hendaknya dilakukan setiap bulan 7–10 hari setelah hari pertama menstruasi (saat payudara kemungkinan tidak mengeras dan nyeri). Sebaiknya sadari dilakukan pada waktu yang sama setiap bulan dan bagi wanita yang masih mengalami menstruasi, dan bila ditemukan benjolan atau tumor agar segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan terdekat. 7
Komentar