Tim Pengabdi Unud Hadirkan Mesin Serundeng untuk Dongkrak Produktivitas UMKM Selumbung
AMLAPURA, NusaBali.com — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana melalui program Udayana Mengabdi mengembangkan dan menyerahkan mesin pembuat serundeng kepada pengrajin UMKM Seken Saur Bali di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi serundeng khas Bali di daerah tersebut.
Mesin rotary berdaya 1/4 HP ini dirancang sebagai teknologi tepat guna untuk menggantikan proses manual yang selama ini masih dilakukan pengrajin. Proses tradisional yang mengandalkan tenaga manusia dalam mengaduk dan menyangrai kelapa parut dinilai memakan waktu lama, membuat pengrajin cepat lelah, serta berisiko membuat serundeng gosong.
Ketua Tim Pengabdian menjelaskan, penggunaan mesin mampu melipatgandakan produktivitas dibandingkan cara konvensional. “Dengan mesin ini, proses penyangraian menjadi lebih stabil, kualitas lebih merata, dan beban kerja pengrajin jauh berkurang,” ujarnya saat serah terima alat.
Para pengrajin Seken Saur Bali menyambut positif kehadiran mesin tersebut. Mereka selama ini kewalahan ketika permintaan meningkat, terutama menjelang hari raya, upacara adat, maupun pesanan dalam jumlah besar. “Sekarang pekerjaan lebih ringan. Hasil serundeng juga lebih seragam dan lebih cepat selesai,” kata salah seorang pengrajin.
Selain penyerahan mesin, tim juga memberikan pelatihan operasional serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan alat. Pendampingan lanjutan turut disiapkan dalam pengembangan produk hingga strategi pemasaran.
Program ini diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM pangan lokal serta menjaga kelestarian kuliner tradisional Bali dengan sentuhan teknologi modern. Dengan peningkatan produksi ini, serundeng khas Selumbung diyakini dapat menjangkau pasar lebih luas tanpa meninggalkan cita rasa aslinya.
Komentar