nusabali

Kompor Gas Meledak, Pemuda Alami Luka Bakar Serius

  • www.nusabali.com-kompor-gas-meledak-pemuda-alami-luka-bakar-serius

Dalam keadaan terluka, korban berlari menuju kamar tetangga kos yang lain untuk meminta bantuan.

DENPASAR, NusaBali
Peristiwa kebakaran terjadi di dapur salah satu kos di Gang Bandeng, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar pada Minggu (16/11) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Belum diketahui secara persis penyebab utama terjadinya peristiwa tersebut. Kuat dugaan kebakran itu terjadi akibat tabung gas LPG bocor. 

Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar, namun penghuni kamar, Mbadi Djaga Dewa, 44 nyaris tewas dalam peristiwa tersebut. Lelaki paruh baya asal Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengalami luka bakar serius pada seluruh tubuhnya. Selain itu luka terbuka pada leher akibat tertusuk kaca saat melompat keluar lewat jendela untuk meyelamatkan diri. 

Salah seorang tetangga kos korban bernama Rifan Ratu, 20, mengungkapkan sebelum kejadian korban masak air menggunakan kompor gas LPG ukuran 3 Kg. Saat menyalakan kompor, korban menutup pintu kamar serta menguncinya dan menutup jendela kamarnya. Sambil menunggu airnya mendidih, korban duduk di dekat kompor sambil bermain HP.

"Tidak berselang lama, tiba-tiba kompornya meledak. Dugaanya karena gasnya bocor. Saat kompornya meledak, dia coba buka pintu tapi terkunci. Karena panik terpaksa dia melompat lewat jendela," jelas Rifan saat ditemui NusaBali di lokasi, pada Senin (17/11) siang. 

Dalam keadaan terluka, korban berlari menuju kamar tetangga kos yang lain untuk meminta bantuan. Mendengar teriakan minta tolong korban, para tetangga kos langsung ke luar kamar menolong korban dan segera menghubungi BPBD Kota Denpasar. 

"Kami lihat badannya sudah penuh luka kemungkinan karena terkena api dan luka akibat kena pecahan kaca saat melompat dari jendela. Saat itu, kami yang lain membantu memadamkan api dengan menggunakan ember berisi air dari kamar sebelah. Karena kalau tidak cepat disiram pakai air, kemungkinan api bisa merembet dan terjadi kebakaran besar," tuturnya

Tidak berselang lama mobil ambulans Puskesmas IV Denpasar Selatan tiba ke lokasi dan langsung membawa korban ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, dikonfirmasi Senin (17/11) siang, mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut. "Belum ada laporan ke Polsek," ujarnya.7 cr80

Komentar