nusabali

Sektor Perumahan Dinilai Bisa Sumbang 2 Persen Pertumbuhan Ekonomi

  • www.nusabali.com-sektor-perumahan-dinilai-bisa-sumbang-2-persen-pertumbuhan-ekonomi

JAKARTA, NusaBali - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengatakan sektor perumahan bisa menyumbang 2 persen dari 8 persen target pertumbuhan ekonomi Presiden Prabowo Subianto dalam lima tahun masa pemerintahannya.

“Bidang perumahan ini menurut hasil penelitian itu akan menyumbang 2 persen dari 8 persen, seandainya bidang perumahan ini bisa jalan,” kata Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Imran di Jakarta, Jumat (14/11).

Imran memaparkan terdapat 185 subsektor yang akan tumbuh bersama sektor perumahan, mulai dari tenaga kerja, baik tenaga kerja yang formal maupun informal, kemudian toko-toko bangunan, seperti toko pasir, batu bata, dan lain-lain.

Lebih lanjut, kegiatan ekonomi seperti pedagang makanan dan lain-lain juga akan menyertai pertumbuhan sektor perumahan. “Program terkait bidang perumahan ini dampaknya luar biasa,” kata dia.

Oleh karena itu, Imran menyampaikan penting bagi sektor perumahan untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Adapun pemangku kepentingan yang dimaksud berasal dari sektor pembiayaan, pengembang, profesi-profesi seperti arsitek, hingga pemerintah di tingkat pusat maupun daerah untuk bersinergi mendukung sektor perumahan.

“Perumahan ini harus kita lakukan secara kolaboratif, harus sinergi antarsektor sehingga ya dampaknya itu menjadi luar biasa,” ujar Imran.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan sektor perumahan menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dia juga menambahkan, program pembangunan 3 juta rumah yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional untuk periode 2025-2029 menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses perumahan bagi masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional. Selain itu, relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM sektor perumahan turut memperluas akses dana bagi pengembang, sehingga mendorong pertumbuhan sektor ini secara lebih optimal. 7 ant

Komentar