Penyuluh Agama Hindu Tanamkan Nilai Dharma Sejak Usia Dini
GIANYAR, NusaBali - Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Gianyar menggencarkan upaya memperkuat karakter dan spiritualitas generasi muda melalui berbagai program bimbingan dan penyuluhan. Para penyuluh hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk di pasraman Desa Adat Ganggangan Cangi, Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati.
Koordinator Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama (Kemenag) Gianyar, Dewa Nyoman Arsana, mengatakan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pokok penyuluh dalam membina umat sekaligus melestarikan tradisi Hindu Bali.
Peserta mendapatkan materi pola hidup sehat, pembelajaran makna Hari Raya Galungan, hingga praktik membuat sarana upacara seperti tape dan porosan. Dengan pendekatan edukatif dan interaktif, anak-anak diajak memahami ajaran dharma dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya fokus pada pengetahuan keagamaan, kegiatan pasraman juga diarahkan untuk membentuk karakter, kemandirian, dan kesadaran spiritual sejak dini. “Melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai tattwa, susila, dan dasar-dasar upacara sesuai usia perkembangan mereka,” ungkap Dewa Arsana.
Kegiatan berlangsung penuh antusias. Peserta tak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung yang menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta kecintaan pada budaya Hindu Bali. Dengan pendampingan berkelanjutan, Penyuluh Agama Hindu Gianyar berharap mampu melahirkan generasi yang berkarakter, religius, dan konsisten menerapkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. “Program ini sekaligus menjadi langkah nyata menjaga keberlanjutan tradisi dan kearifan lokal di tengah dinamika zaman,” jelas Dewa Arsana. 7 nvi
Komentar