nusabali

Gerakan Pangan Murah Klungkung Diserbu Pembeli

  • www.nusabali.com-gerakan-pangan-murah-klungkung-diserbu-pembeli

SEMARAPURA, NusaBali - Menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemkab Klungkung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Kegiatan di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe ini diserbu warga dan aparatur sipil negara (ASN), Jumat (14/11). Banyak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

GPM merupakan kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Sebanyak 15 UMKM dan pedagang lokal dilibatkan, menyediakan komoditas pangan yang kerap diburu menjelang hari raya. Di antaranya beras SPHP, beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, aneka buah, sayur-mayur, daging ayam, produk olahan pangan, serta jajanan khas daerah.

UMKM yang terlibat yakni Bulog, Yande Batok Olahan Kelapa, Qtalas, Yonita Sari, Darmapuri Farm, Anggis Telur, Alhusayn Broiler, Intan Buah, Warung Edy, Putri Rejeki, Bali Gendis, Ulam Sari Sedana, Warung Pak Putu, UD Bersama, dan KUD Jaya Werdi. Beras SPHP, minyak goreng, telur, sayuran, dan daging ayam paling cepat habis diburu warga.

Bupati Klungkung I Made Satria hadir meninjau kegiatan bersama Ketua TP PKK Ny Eva Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra. Mereka menyapa pedagang serta berdialog dengan warga yang tengah berbelanja. Bupati Satria menegaskan, GPM menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi, khususnya di masa meningkatnya permintaan pangan menjelang Galungan dan Kuningan. “Kegiatan ini diharapkan benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan menjelang hari raya,” kata Bupati Satria.

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung AA Gede Putra Wedana, menambahkan GPM merupakan program rutin Provinsi Bali yang digelar bergilir di kabupaten/kota. Dengan melibatkan UMKM lokal, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha daerah. Kabid Ketahanan Pangan Luh Ketut Eka Susanti mengatakan, seluruh UMKM yang terlibat telah dikurasi untuk memastikan kualitas pangan yang dijual tetap terjaga. Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga berharap program pangan murah bisa digelar lebih sering, tidak hanya saat menjelang hari raya agar stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga sepanjang tahun. 7 k24

Komentar