The Nusa Dua Salurkan Bantuan untuk 36 anak Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar
MANGUPURA, NusaBali - Sebagai bagian dari kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar kawasan pariwisata, pengelola kawasan The Nusa Dua menyalurkan bantuan kepada 36 anak dari Panti Asuhan Tat Twam Asi, Denpasar di Wantilan The Nusa Dua, Badung pada Rabu (12/11) siang. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan keseharian anak-anak panti, sekaligus menjadi refleksi semangat berbagi di tengah perayaan ulang tahun ke-52 ITDC sebagai pengelola kawasan.
Direktur Utama ITDC Ari Respati menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-52 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa. Di The Nusa Dua, pihaknya menyalurkan santunan kepada puluhan anak dari Panti Asuhan Tat Twam Asi yang berlokasi di Jalan Jaya Giri IX, Denpasar Timur. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp10,8 juta tersebut diserahkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan keseharian anak-anak panti.
“Innovation for the Nation bagi kami bukan hanya slogan, melainkan semangat untuk terus menciptakan nilai tambah bagi negeri. Inovasi tidak selalu tentang teknologi atau infrastruktur, tetapi juga bagaimana kami mampu menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar kawasan pariwisata,” ujarnya pada Rabu (12/11).
Selain di The Nusa Dua, kegiatan serupa juga digelar di kawasan The Mandalika dengan santunan bagi 24 anak yatim piatu dan satu pondok pesantren, serta di The Golo Mori melalui kunjungan kemanusiaan ke Panti Rehabilitasi Kusta dan Cacat St. Damian di Labuan Bajo.
Melalui kegiatan sosial ini, Ari Respati berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar kawasan, menumbuhkan semangat berbagi, serta meneguhkan peran ITDC sebagai entitas yang tak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga sosial. Melalui kegiatan seperti ITDC Berbagi Kasih, semangat keberlanjutan tersebut terus dihidupkan tidak hanya lewat tata kelola lingkungan dan ekonomi, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial yang inklusif.
“Kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan panjang ITDC selama lebih dari lima dekade. Kami ingin terus berinovasi, bukan hanya untuk industri pariwisata, tetapi juga untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik,” imbuhnya. *ol3
Komentar