nusabali

260 Guru di Karangasem Purnatugas

  • www.nusabali.com-260-guru-di-karangasem-purnatugas

AMLAPURA, NusaBali - 260 guru di Karangasem memasuki purnatugas pada tahun 2025. Dampaknya, sejumlah SMP begeri nihil guru mata pelajaran (mapel).

Terutama guru mapel TIK (Teknologi Informatika dan Komputer), guru Bahasa Daerah dan guru BK (Bimbingan Konseling).

"Di SMPN 2 Selat, tidak ada guru Bahasa Daerah dan TIK, mata pelajaran Bahasa Daerah diajarkab guru Agama Hindu," jelas Kasek SMPN 2 Selat I Komang Arta kepada NusaBali Banjar Babakan, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem, Kamis (13/11).

Guru Agama, kata dia, merangkap mengisi mata pelajaran Bahasa Daerah agar siswa dapat pelajaran. "Secara administrasi jam mengajar Bahasa Daerah tidak masuk, hanya jam mengajar Agama yang masuk laporan ke Dapodik (data pokok pendidikan) sehingga rata-rata di sini guru mengajar 40 jam," katanya.

Kasek I Komang Arta menambahkan, tidak adanya guru TIK karena guru bersangkutan meninggal dan belum ada penggantinya. "Sebenarnya hampir di tiap mata pelajaran masih kekurangan guru. Misalnya, guru Olahraga ada dua guru yang idealnya tiga guru. Guru Bahasa Indonesia ada dua guru dari idealnya empat guru," tambahnya.

SMPN 2 Selat, katanya, memiliki 32 guru yang mengajar di 29 kelas. Semua siswa belajar mulai pagi.

Di bagian lain, Kasek SMPN 2 Abang, Kecamatan Abang I Wayan Sarya mengatakan tidak memiliki guru TIK dan PKN. "Kedua mata pelajaran itu diisi guru lain, agar siswa dapat pelajaran," katanya.

Begitu juga menurut Kasek SMPN 3 Selat I Komang Gede Sudarsana, tidak memiliki guru TIK dan Bahasa Daerah. "Memang sudah lama tidak ada guru TIK dan bahasa Bali di sini. Sementara guru Agama merangkap guru Bahasa Bali, ada guru Bahasa Inggris merangkap jadi guru TIK," katanya.

Khusus untuk guru IPA, katanya, sementara ada 2 guru. Dari dua ini Desember 2025 nanti memasuki purnatugas 1 guru sehingga tinggal 1 guru.

Di SMPN 3 Selat, lanjut Komang Gede Sudarsana, hanya memiliki 29 guru dan masih kurang 19 guru.

Berbeda dengan kondisi di SMPN 4 Amlapura, menurut Kasek Dewa Gede Oka Satwika, tidak memiliki guru BK dan Informatika. "Guru BK dirangkap Guru Wali, masih bisa melakukan kunjungan rumah, bagi siswa dinilai punya bermasalah," katanya.

Di Karangasem ada 33 SMP negeri, 5 SMP swasta, 1 MTsN, 1 MTs Swasta, 11 SMP Negeri Satu Atap, 5 SMP Terbuka dan 1 SMP Luar Biasa Negeri Karangasem.

Ketua PGRI Karangasem I Wayan Sarya mengatakan, untuk tahun 2025, tercatat 260 guru memasuki purnatugas, tersebar di delapan kecamatan. Dampaknya, rata-rata tiap sekolah mengalami kekurangan guru.

Guru yang memasuki purnatugas di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Kubu 27 guru, Abang 42 guru, Karangasem 53 guru, Bebandem 37 guru, Selat 23 guru, Rendang 25 guru, Sidemen 22 guru, dan Manggis 31 guru. Guru tersebut terdiri dari guru TK, SD, dan SMP.7k16

Komentar