Bupati Tekankan Pengerjaan Atap Proyek Sekolah Diutamakan
SINGARAJA, NusaBali - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menekankan agar penyedia proyek perbaikan pendidikan memprioritaskan penyelesaian bagian atap bangunan.
Hal ini dipertimbangkan agar tidak mengganggu progress pengerjaan di musim hujan dan seluruh proyek selesai tepat waktu.
Penegasan itu disampaikan dalam peninjauan progres perbaikan SDN 1 Cempaga dan SMPN 3 Banjar di Kecamatan Banjar, Rabu (12/11). Sutjidra meminta agar pengerjaan proyek tak terhambat cuaca. Menurutnya, bagian atap harus segera rampung agar pekerjaan lain tetap bisa dilanjutkan meski hujan turun.
“Kalau atap sudah terpasang, pekerjaan lain bisa dilanjutkan di dalam ruangan, Gedung ini harus selesai pertengahan Desember,” tegas Sutjidra.
Bupati Sutjidra juga menyoroti jumlah tenaga kerja di lapangan yang dinilai mempengaruhi kecepatan penyelesaian proyek. Ia meminta pihak sekolah dan komite agar memperkuat koordinasi dengan penyedia jasa.
“Kalau di SMPN 3 Banjar ada sekitar 20 orang yang bekerja, pasti bisa cepat selesai. Tapi di SDN 1 Cempaga hanya lima orang, jadi wajar progresnya agak lambat. Ini perlu diatur supaya seimbang dan tidak molor,” kata dia.
Sementara itu peninjauan dimulai di SDN 1 Cempaga, yang sedang melaksanakan rehabilitasi empat ruang kelas dengan progres 22,4 persen, pembangunan ruang UKS 69,4 persen, dan pembangunan toilet 71,19 persen. Total anggaran proyek tersebut senilai Rp 867,13 juta.
Selanjutnya, Sutjidra meninjau di SMPN 3 Banjar, tempat pengerjaan tiga ruang kelas baru dan pembangunan toilet sekolah. Berdasarkan laporan, progres ruang kelas baru mencapai 71,48 persen, sementara pembangunan toilet sudah 57,24 persen. Total nilai proyek mencapai Rp 1,05 miliar. Seluruh anggaran revitalisasi sekolah ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat.7 k23
Komentar