nusabali

Target PAD Rp 600 Miliar Dinilai Ambisius

  • www.nusabali.com-target-pad-rp-600-miliar-dinilai-ambisius

Fraksi PDI Perjuangan menekankan efisiensi anggaran agar tidak terjadi duplikasi program antar OPD yang justru mengurangi efektivitas APBD.

SEMARAPURA, NusaBali
Vokalis Fraksi Nasional Solidaritas DPRD Klungkung, I Ketut Sukma Sucita, menilai target kenaikan PAD tahun 2026 sebesar Rp 600 miliar dibanding tahun 2025 sangat ambisius. Alasannya, realisasi pendapatan dari sektor pajak per bulan Juli 2025 masih sekitar 39,74 persen dari target tahun 2025. Penilaian ini mengemuka dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Klungkung Tahun Anggaran 2026 di Gedung Sabha Nawa Natya DPRD Klungkung, Rabu (12/11).

Target PAD Kabupaten Klungkung meningkat Rp 133 miliar atau 28,72 persen dibanding target PAD tahun 2025 yang sebesar Rp 466 miliar. Sukma Sucita mempertanyakan langkah-langkah yang akan ditempuh Bupati Klungkung untuk mewujudkan target sebesar itu. Fraksi Nasional Solidaritas juga mengingatkan agar Pemkab Klungkung lebih selektif dalam penggunaan anggaran. Terutama dengan meminimalisir kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Alangkah baiknya jika anggaran diarahkan pada pembangunan fisik dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Misna, menyoroti strategi Pemkab Klungkung untuk memenuhi target PAD tahun 2026 sebesar Rp 600 miliar. “Kami ingin tahu strategi konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD tanpa menambah beban pajak dan retribusi kepada masyarakat kecil,” tegasnya. Fraksi PDI Perjuangan juga mempertanyakan apakah Pemkab Klungkung sudah melakukan pemetaan potensi PAD baru, khususnya dari sektor pariwisata seperti pajak hotel dan restoran, parkir, serta pemanfaatan aset daerah yang belum tergarap optimal. 

Misna menambahkan, fraksinya juga menekankan perlunya efisiensi anggaran agar tidak terjadi duplikasi program antarOPD yang justru mengurangi efektivitas APBD. “Kami juga meminta penjelasan terkait program prioritas pemerintah daerah pada tahun 2026 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, khususnya sektor UMKM, koperasi, dan pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Menanggapi itu, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk mencapai target PAD Tahun 2026. Salah satunya dengan melakukan pendataan potensi pajak baru dan membentuk Satgas Optimalisasi Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah di Kecamatan Nusa Penida. 

Pemkab Klungkung juga bekerja sama dengan BPKP dalam pelaksanaan pemeriksaan pajak, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dalam pertukaran data melalui sistem host to host antara BPHTB dan Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung. Upaya lain melalui penagihan bersama tim intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah dan retribusi daerah melibatkan unsur kejaksaan, Polres, Kodim, dan Satpol PP. “Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah juga akan memberikan reward kepada wajib pajak berprestasi berupa piagam penghargaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan semangat masyarakat dalam membayar pajak,” ujar Wabup Tjok Surya. 7 k24

Komentar