Ribuan Peserta Ikuti Ajang Lari di GWK Cultural Park
MANGUPURA, NusaBali - Ribuan orang memadati kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park pada Sabtu (8/11) pagi, untuk mengikuti ajang Road to Give Bali 2025 yang digelar oleh Marriott Business Council Bali.
Sebanyak 5.518 peserta dari berbagai kalangan antusias mengikuti ajang tersebut yang terbagi dalam dua kategori, yakni lari santai 2K dan lari cepat 5K.
Pada kategori 5K pria, juara pertama diraih I Nyoman Karmayasa dengan catatan waktu 16 menit 59 detik, disusul Mekrianto Amtiram di posisi kedua dengan 17 menit 16 detik, dan Amram Naftali Opat di posisi ketiga dengan waktu 17 menit 23 detik. Sementara di kategori 5K wanita, posisi pertama ditempati Ni Ketut Cita dengan waktu 20 menit 41 detik, diikuti Soliani Tse (21 menit 30 detik) dan Intan Juliartini (23 menit 20 detik).
Chairman of Road To Give 2025 Bali Franklyn Kocek, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial. “Road to Give bukan sekadar ajang lari, melainkan gerakan untuk berbagi dan memberikan dampak positif bagi komunitas lokal,” ujarnya.
Dia menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menginspirasi masyarakat untuk bergerak bersama dengan semangat kebersamaan dan kepedulian. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Road to Give Bali 2025 kali ini diselenggarakan di GWK Cultural Park, yang memberikan pengalaman baru bagi peserta.
Sementara itu, Tim Humas Road To Give 2025, Mona Cella menambahkan acara yang sudah terlaksana selama 11 tahun ini merupakan kegiatan amal tahunan yang diinisiasi oleh Marriott International di bawah payung program global Serve 360 Doing Good in Every Direction. Kegiatan ini bertujuan mendorong gaya hidup aktif sekaligus mendukung komunitas lokal.
Dia menjelaskan, dana dari acara tahun ini akan disumbangkan kepada ‘Bali Children Foundation’, yang menyediakan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu dan berkebutuhan khusus di Bali dan Solar Chapter yang menyediakan pompa air dan penerangan bertenaga surya bagi masyarakat terpencil.
“Kami menargetkan terciptanya perubahan sosial yang berkelanjutan melalui dukungan terhadap pendidikan dan energi bersih. Dengan menjadikan Bali Children Foundation dan Solar Chapter sebagai penerima manfaat utama, kegiatan ini menghubungkan semangat kebersamaan dan empati seluruh karyawan, mitra, serta masyarakat untuk melangkah bersama menuju masa depan yang lebih cerah bagi komunitas dan generasi mendatang,” katanya. 7 ol3
1
Komentar