nusabali

Korpri dan PGRI Tanam 3.500 Pohon di Sungai Biluk Poh

  • www.nusabali.com-korpri-dan-pgri-tanam-3500-pohon-di-sungai-biluk-poh

NEGARA, NusaBali - Jajaran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jembrana menggelar aksi lingkungan dengan menanam total 3.500 bibit pohon di sepanjang bantaran Sungai Biluk Poh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu (9/11) pagi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korpri dan HUT ke-80 PGRI. Ribuan bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis. Di antaranya, pohon Camplung, Ketapang, Sawo Kecik, dan Majegau. Kegiatan penghijauan yang melibatkan ribuan ASN di Gumi Mekepung ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Made Budiasa yang hadir mewakili Bupati Jembrana. 

Dalam kegiatan itu, Sekda Budiasa menekankan pentingnya peran anggota Korpri dan PGRI sebagai pilar utama dalam pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menyebut keduanya sebagai abdi negara sekaligus abdi masyarakat yang harus selalu hadir melalui aksi nyata yang membawa dampak positif. "Anggota Korpri sebagai ASN dan anggota PGRI sebagai para guru adalah pilar krusial. Keduanya harus selalu hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata, baik dalam tugas kedinasan maupun di luar tugas formal," ujar Sekda Budiasa.

Sekda Budiasa menegaskan, momentum HUT Kopri dan PGRI hendaknya tidak hanya terhenti pada kegiatan seremonial. Tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat, salah satunya melalui menjaga kelestarian lingkungan.

"Kegiatan penanaman pohon ini menjadi bukti nyata kepedulian ASN dan tenaga pendidik Jembrana terhadap lingkungan hidup. Ini adalah simbol pengabdian dan keteladanan, bahwa aparatur dan guru tidak hanya bekerja di balik meja atau ruang kelas. Tetapi juga turun langsung ke lapangan, hadir bersama masyarakat, membawa manfaat nyata, dan menjadi sumber inspirasi bagi semua," ucap Sekda Budiasa.

Penanaman 3.500 pohon ini difokuskan di bantaran Sungai Biluk Poh yang secara ekologis memerlukan penguatan tebing dan penghijauan kembali guna mengurangi risiko erosi dan banjir. Pemilihan jenis pohon seperti Camplung dan Ketapang juga bertujuan untuk konservasi air dan rehabilitasi ekosistem sungai.

Lebih lanjut, Sekda Budiasa mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi pemuda, dan tokoh desa di sekitar Sungai Biluk Poh untuk turut serta menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam. Tetapi dari bagaimana semua pihak mampu merawatnya agar tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi kehidupan sekitar. "Keberhasilan sejati bukan diukur dari penanaman. Melainkan dari upaya kolektif kita merawatnya hingga pohon-pohon ini bisa menjadi paru-paru kota dan penguat tebing sungai kita. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan di daerah kita," imbuhnya.

Sekda Budiasa menambahkan, dengan lingkungan yang hijau, asri, dan lestari, Pemkab Jembrana bersama seluruh warga turut berkontribusi aktif dalam upaya global mengurangi dampak perubahan iklim serta secara langsung meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, anggota Korpri, PGRI, serta pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan mulia ini.

"Mari jadikan peringatan HUT Korpri ke-54 dan HUT PGRI ke-80 sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan semangat ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Maju serta Guru Hebat, PGRI Kuat, Pendidikan Bermartabat, mari kita terus berkarya dan berbuat yang terbaik bagi Jembrana tercinta," ucap Sekda Budiasa.7ode

Komentar