nusabali

Renggut Korban Jiwa, BPBD Klungkung Pangkas Pohon Gepah

  • www.nusabali.com-renggut-korban-jiwa-bpbd-klungkung-pangkas-pohon-gepah

SEMARAPURA, NusaBali - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung bersama aparat gabungan memangkas pohon gepah berukuran besar di kawasan Pura Segara, Penataran Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Minggu (9/11).

Pohon ini sebelumnya tumbang dan menimpa sejumlah pamedek hingga menewaskan satu orang dan lima orang luka-luka, Rabu (5/11) malam. Pemangkasan dilakukan pada cabang besar yang dinilai rawan patah dan membahayakan keselamatan umat yang bersembahyang. 

Evakuasi dan pembersihan batang pohon oleh personel BPBD Klungkung dibantu anggota Polsek Nusa Penida, petugas Dinas Perhubungan Klungkung, pecalang, dan pengayah Pura Penataran Ped. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada, mengatakan pemangkasan dahan-dahan besar yang sudah lapuk dan berpotensi roboh akibat cuaca ekstrem. “Menghindari kejadian membahayakan, hari ini kami lakukan pemangkasan lanjutan agar umat lebih aman saat sembahyang,” ujar Widiada. 

Wakapolsek Nusa Penida Kompol I Nyoman Sudana didampingi Bhabinkamtibmas Desa Ped Aipda I Kadek Suarmada memantau proses evakuasi. “Kegiatan ini sebagai bentuk sinergi kami menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan akses menuju tempat ibadah tetap aman dan lancar,” ujar Kompol Sudana. Evakuasi menggunakan satu unit mobil crane, tiga chainsaw (gergaji mesin), dan satu unit dump truck. Seluruh sisa batang pohon yang sebelumnya menghalangi akses jalan menuju pura berhasil dibersihkan hingga sore hari.

Peristiwa tumbangnya pohon gepah di kawasan Pura Segara Penataran Ped terjadi pada Rabu (5/11) malam sekitar pukul 21.15 Wita. Pohon berukuran besar tiba-tiba roboh dan menimpa sejumlah pamedek yang sedang bersembahyang. Seorang pamedek, Ni Ketut Suarti, 64, asal Dusun Swelagiri, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, meninggal dunia akibat luka parah. Korban sempat dirawat di RS Gema Santi Nusa Penida. 

Lima orang lainnya mengalami luka-luka, masing-masing I Wayan Lilar, 65, Ni Kadek Rumiani, 36, Sunarmi Liaturrofiah, 20, yang hamil muda mengalami nyeri bahu, I Wayan Sudiasa, 40, dan Ni Luh Dewiantari, 22. Pasca kejadian, Bupati Klungkung I Made Satria, meninjau lokasi dan memerintahkan BPBD Klungkung melakukan pemangkasan menyeluruh dahan-dahan pohon gepah, Kamis (6/11). 7 k24

Komentar