Bupati Gus Par Peduli Tenaga Kebersihan, Dibantu 436 Paket Sembako
Bupati Karangasem
I Gusti Putu Parwata
Paket Sembako
GOR Gunung Agung
Kadis Lingkungan Hidup
I Nyoman Tari
Kerja keras tenaga kebersihan setiap hari tidak mengenal libur, kecuali Nyepi.
AMLAPURA, NusaBali
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par menyalurkan bantuan 436 paket sembako untuk tenaga kebersihan, jelang hari Galungan, Buda Kliwon Dungulan, Rabu (19/11). Bantuan diserahkan di GOR Gunung Agung, Jalan Untung Surapati, Amlapura, Jumat (7/11).
Bantuan itu secara rutin disalurkan untuk tenaga kebersihan yang selama ini secara konsisten menjaga kebersihan baik di kota Amlapura maupun di pedesaan. Bantuan itu bertujuan untuk meringankan beban tenaga kebersihan, masing-masing paket sembako, berisi 25 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 0,5 kilogram kopi, 1 liter minyak goreng, beberapa bungkus mie dengan total harganya Rp 490.000.
Bupati Gus Par mengapresiasi kerja keras tenaga kebersihan setiap hari tidak mengenal libur, kecuali Nyepi, baik yang bekerja di jalan raya maupun petugas angkut. Bahkan tidak mengenal cuaca, walau di tengah guyuran hujan, mereka tetap bekerja menyapu di jalan, mengumpulkan sampah. Kemudian sampah diangkut menggunakan gerobak dan truk, lanjut dibawa ke TPA (tempat pemrosesan akhir).
Bupati mengakui pekerjaan mereka sangat berisiko, rentan terhadap gangguan kesehatan akibat debu, asap kendaraan, bakteri, dan kelelahan. Mereka juga berisiko dehidrasi saat bekerja di cuaca panas. Risiko tertabrak kendaraan motor dan kecelakaan kerja lainnya sangat tinggi. Paparan suara bising dari kendaraan bermotor dapat menyebabkan penurunan pendengaran. "Ini bentuk apresiasi dari pemerintah, atas kerja keras menjaga kebersihan selama ini, semoga semua pekerja diberkati keselamatan sehat lahir dan bathin," ucapnya.
Kadis Lingkungan Hidup I Nyoman Tari mengatakan, selama ini sangat terbantu dengan adanya pekerja kebersihan. Setelah berjuang beberapa tahun, akhirnya masyarakat mulai memberikan apresiasi pentingnya memilah sampah sehingga petugas kebersihan tidak lagi perlu memilahnya. Cara ini juga memudahkan untuk mengolah di TPA Banjar Linggasana, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem.
"Penghargaan berupa paket sembako sebenarnya belum seberapa dibandingkan kerja keras petugas kebersihan, yang tidak mengenal cuaca, dan tidak mengenal libur. Harapan saya, semoga mereka selalu dalam keadaan sehat," harapnya.@k16
Komentar