nusabali

Puluhan Tahun Menanti, Jalan Lokapaksa–Ularan Akhirnya Diaspal

  • www.nusabali.com-puluhan-tahun-menanti-jalan-lokapaksa-ularan-akhirnya-diaspal

SINGARAJA, NusaBali - Puluhan tahun menanti akhirnya jalan penghubung Desa Lokapaksa dengan Desa Ularan, Kecamatan Seririt, Buleleng diaspal.

Akses jalan ini sempat viral pada 2017 karena tak kunjung diperbaiki dan disebut warga hanya menjadi korban janji politik. Bahkan warga sempat menanam pohon pisang di tengah badan jalan sebagai bentuk protes.

Pemkab Buleleng menggelontor anggaran Rp 2 miliar lebih untuk menangani jalan sepanjang 6 kilometer. Namun karena keterbatasan anggaran baru digarap sepanjang 1,26 kilometer menggunakan APBD Buleleng tahun 2026. 

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wabup Gede Supriatna, Sekda Buleleng dan sejumlah pejabat meninjau langsung progres pekerjaan jalan yang telah tuntas di aspal, Kamis (6/11).

Sutjidra menyebut ruas jalan ini termasuk salah satu yang diprioritaskan mengingat kerusakannya sudah terjadi puluhan tahun. 
“Ini kemarin-kemarin diviralkan warga, saya sampaikan berikan prioritas karena jalannya hancur sekali. Kita lihat pengerjaannya sudah bagus. Akses transportasi, ekonomi terutama anak-anak sekolah sekarang sudah bisa lebih lancar,” kata Sutjidra.

Jalan ini juga berada pada medan terjal yang sebelumnya rawan kecelakaan dan menghambat distribusi hasil pertanian warga. Pekerjaan jalan mencakup drainase, penguncian bahu jalan, hingga hotmix badan jalan. “Daerah ekstrem dengan kerusakan parah kita prioritaskan. Di bawah pun sudah ada betonisasi dari tokoh-tokoh masyarakat, nanti kita teruskan (sisa jalan rusak) tahun depan,” tegas Sutjidra.

Perbekel Lokapaksa, Putu Dodik Tryana, mengatakan perbaikan jalan ini merupakan hasil sinergi Desa Lokapaksa dan Ularan yang sama-sama berkepentingan memanfaatkan jalan ini. Proposal pun diajukan bersama ke Pemkab Buleleng hingga akhirnya terealisasi tahun ini.

 “Akses ini dimanfaatkan 3 sampai 5 desa, Lokapaksa, Ularan, Unggahan, Sepang bahkan Pangkungparuk. Sekarang lewat sini jauh lebih cepat,” ungkap Dodik.

Sementara warga Banjar Dinas Sorga, Desa Lokapaksa Putu Rastika alias Raras, menyambut gembira terealisasinya pembangunan jalan ini. Dia mengaku dulu sempat memviralkan kerusakan jalan tersebut karena kerap dikecewakan janji pembangunan. 

“Terima kasih kepada Bupati dan Wabup karena impian warga di sini akhirnya terwujud. Jalan ini baru pertama kali di aspal sejak puluhan tahun. Hebatnya dulu ini nol sama sekali belum pernah tersentuh perkerasan,” ungkap Raras.

Akses yang sebelumnya membuat warga memutar hingga 20 menit, kini hanya ditempuh 5 menit. Warga yakin peningkatan kondisi jalan ini akan berdampak langsung pada mobilitas harian, terutama saat musim petik cengkih dan akses aktivitas ekonomi desa. Dengan status jalan kini kembali jelas dan sudah tertangani, warga berharap kelanjutan penanganan tahap berikutnya bisa terus berlanjut.7 k23

Komentar