Drama 6 Gol, Barcelona Ditahan Imbang Club Brugge
BRUGGE, NusaBali.com - Barcelona gagal meraih kemenangan di markas Club Brugge setelah laga sengit Liga Champions di Stadion Jan Breydel berakhir imbang 3-3, Rabu (5/11/2025) malam waktu setempat. Tim tuan rumah sempat mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu melalui Romeo Vermant, namun dianulir wasit Anthony Taylor setelah intervensi VAR.
Dalam pertandingan penuh ketegangan itu, pasukan Hansi Flick harus tiga kali bangkit dari ketertinggalan. Brugge unggul cepat lewat Nicola Tresoldi di menit ke-6, setelah menerima umpan Carlos Forbs. Gol ini sempat ditinjau VAR karena dugaan offside sebelum akhirnya disahkan.
Barcelona membalas dua menit kemudian melalui Ferran Torres yang memanfaatkan umpan Fermin López. Namun, tuan rumah kembali unggul 2-1 di menit ke-17 lewat aksi Forbs yang menuntaskan kerja sama cepat dengan Christos Tzolis.
Barcelona nyaris menyamakan kedudukan sebelum jeda lewat tandukan Jules Koundé yang mengenai mistar gawang. Flick baru melakukan perubahan di babak kedua dengan memasukkan Dani Olmo dan Robert Lewandowski.
Perubahan itu membuahkan hasil. Lamine Yamal tampil gemilang dengan gol indah di menit ke-58 usai melewati dua pemain Brugge dan menuntaskan umpan satu-dua dengan López. Namun, Brugge kembali di depan empat menit kemudian lewat gol kedua Forbs yang memanfaatkan jebakan offside gagal dari pertahanan Barcelona.
Drama berlanjut di menit ke-77 ketika umpan silang Yamal justru disundul ke gawang sendiri oleh Tzolis, membuat skor menjadi 3-3.
Tuan rumah sempat mengira mereka memenangkan laga setelah Vermant menjebol gawang Wojciech Szczesny di masa injury time, tetapi VAR menilai ia lebih dulu melanggar kiper Barcelona. Skor imbang pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Sebelum pertandingan, Barcelona sempat mengalami insiden kecil ketika bus rombongan suporter mereka terbakar di perjalanan menuju stadion. Meski begitu, tim tetap tampil agresif, meski kembali memperlihatkan kelemahan di lini pertahanan.
Pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan tidak akan mengubah filosofi permainan menyerang timnya meski kembali gagal menjaga clean sheet — kini sudah sembilan laga beruntun.
“Kami bisa saja bertahan dengan blok rendah dan menunggu serangan balik, tapi itu bukan DNA Barcelona,” tegas Flick dalam konferensi pers usai laga. “Kami harus memperbaiki intensitas dan kepercayaan diri. Semua tim di Liga Champions bisa bermain cepat dan Brugge melakukannya dengan sangat baik.”
Pelatih asal Jerman itu mengakui masalah utama timnya ada di lini tengah yang gagal menekan lawan. “Kami kurang menekan dan kalah dalam duel, jadi lini belakang jadi lebih sulit. Tapi ini bukan soal mengubah filosofi. Kami Barça, kami bermain aktif dan menyerang,” ujarnya.
Gelandang Frenkie de Jong juga mengakui timnya perlu perbaikan, bukan perubahan total. “Kami lemah dalam mengantisipasi serangan balik, dan harus memperbaiki posisi bertahan. Tapi kami juga harus berhenti membandingkan dengan musim lalu. Saat ini fokusnya adalah berkembang,” kata De Jong.
Hasil imbang ini membuat Barcelona mengoleksi tujuh poin dari empat laga dan berada di posisi ke-11 klasemen sementara Liga Champions. Di Liga Spanyol, Blaugrana masih duduk di posisi kedua, tertinggal lima poin dari Real Madrid jelang laga akhir pekan menghadapi Celta Vigo.
Komentar