Personel Polres Jembrana Dites Urine
NEGARA, NusaBali - Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, Polres Jembrana melakukan tes urine secara berkala terhadap seluruh personel. Teranyar, 17 personel menjalani tes urine secara mendadak di Ruang Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Jembrana, Senin (3/11).
Kegiatan tes urine yang digelar pagi hari tersebut merupakan perintah langsung dari Kapolres Jembrana, yang bertujuan memastikan integritas seluruh anggota dalam menjalankan tugas. Kegiatan tes urine ini berlangsung mulai pukul 08.30 Wita hingga 09.30 Wita, dipimpin langsung Kasi Propam bersama jajaran Sipropam, dengan dukungan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).
Kasi Propam Polres Jembrana AKP I Nyoman Yasa menyatakan, tes urine itu merupakan langkah nyata Polres Jembrana untuk membersihkan diri dari ancaman narkoba. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tes tersebut. "Kami bersyukur bahwa dari 17 personel yang menjalani tes urine, seluruhnya dinyatakan negatif dari penggunaan obat-obatan terlarang," ujarnya.
Menurut AKP Yasa, hasil bersih ini diharapkan menjadi motivasi besar bagi institusi untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme. "Kami ingin memastikan seluruh anggota Polres Jembrana tidak terlibat dalam penggunaan narkoba dan berada dalam kondisi prima. Sehingga siap sedia memberikan pelayanan terbaik, optimal, dan terpercaya kepada masyarakat," tambahnya.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati melalui Kasi Humas Polres Jembrana Ipda I Putu Budi Arnaya, menegaskan bahwa tes urine itu menjadi salah satu bagian tes urine yang dilaksanakan secara berkala terhadap seluruh personel. Menurutnya, tes urine itu bukanlah sekadar rutinitas. Melainkan bagian krusial dari strategi penegakan disiplin. "Pelaksanaan tes urine secara berkala ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari upaya kami menegakkan disiplin internal. Hal ini juga berfungsi menjaga dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," tegas Ipda Budi Arnaya.
Ipda Budi Arnaya menjelaskan, kegiatan ini sekaligus memberikan pesan tegas kepada seluruh personel. Ia menegaskan idak ada toleransi bagi siapa pun yang kedapatan terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Sanksi tegas, baik disiplin maupun pidana, dipastikan siap menanti jika ada anggota yang melanggar.
"Kami berkomitmen memastikan setiap personel berada dalam kondisi terbaik, baik secara fisik maupun mental, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat selalu optimal dan terpercaya. Kami ingin masyarakat Jembrana merasa aman dan percaya penuh terhadap personel Polri yang melayani mereka," tegas Ipda Budi Arnaya.7ode
Komentar