Jukung Nyaris Tenggelam, Nelayan Dilaporkan Hilang
Tim SAR menemukan korban sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian dalam posisi masih di tengah laut.
SEMARAPURA, NusaBali
Nelayan asal Dusun Karangsari, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, I Made Sunia, 43, berhasil menyelamatkan diri setelah jukung yang digunakannya melaut nyaris tenggelam di Perairan Batu Abah, Senin (3/11) sore. Korban sempat dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR bersama nelayan setempat.
Korban berangkat melaut bersama rekannya sekitar pukul 04.00 Wita. Cuaca di laut semula cerah, namun menjelang siang gelombang mulai meninggi dan nelayan kian sulit mengendalikan jukungnya. Sekitar pukul 15.30 Wita, jukung korban terlihat oleh sesama nelayan dalam posisi miring dan setengah tenggelam di tengah laut. Rekan korban saat itu tidak bisa menolong karena bahan bakar jukungnya menipis sehingga memilih meminta bantuan nelayan lain di sekitar lokasi untuk melapor ke Pos TNI AL Nusa Penida.
Laporan kejadian diterima petugas Pos TNI AL Nusa Penida dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar pada pukul 16.15 Wita. Tim SAR dari Unit Siaga SAR Nusa Penida dengan lima personel menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju titik lokasi jukung korban. Dua jukung nelayan juga ikut membantu pencarian. Cuaca di lokasi sempat turun hujan ringan dengan ketinggian ombak 0,5–1 meter.
“Kami menemukan jukung korban dalam kondisi miring dan hampir tenggelam. Saat itu korban sudah lebih dulu mendapat pertolongan dari nelayan lain,” jelas Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara, Senin (3/11) malam. Setelah melakukan penyisiran, tim akhirnya menemukan korban pada pukul 18.10 Wita sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian dalam posisi masih di tengah laut. Korban dievakuasi oleh Tim SAR menuju Pantai Dusun Karangsari, Desa Suana dan diserahkan dalam keadaan selamat kepada pihak keluarga.
Cakra Negara mengingatkan para nelayan di Nusa Penida untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut. Dalam kondisi cuaca buruk sangat berisiko jika tetap memaksakan melaut mencari ikan. Pastikan cuaca benar-benar mendukung agar aman saat melaut. Evakuasi nelayan dan jukungnya melibatkan Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, BPBD Klungkung, dan kelompok nelayan setempat yang aktif membantu di lapangan. Upaya cepat dan kerja sama lintas instansi ini menjadi kunci keberhasilan penyelamatan nyawa nelayan. 7 k24
Komentar