Soal MBG, Sekolah Harus Tampung Masukan Siswa
BANGLI,NusaBali - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghimbau para guru secara aktif meminta masukan dari siswa mengenai makanan yang disajikan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lanjut, sekokah menjaga koordinasi intens dengan ahli gizi dan tim penyiapan makanan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta saat meninjau pelaksanaan peluncuran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 4 Tiga, Kecamatan Susut, Senin (31/11). Peluncuran MBG dihadiri Kapolres Bangli AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli Yetty Herawati, Perwakilan Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemkab Bangli. Peluncuran MBG ditandai penyerahan simbolis paket makanan bergizi kepada 93 siswa SD N 4 Tiga.
Bupati Sedana Arta menekankan keselarasan program MBG dengan tujuan pemerintah pusat. Dan potensinya untuk memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan anak-anak Bangli. "Upaya perintis dari Kepolisian Bangli ini merupakan langkah penting dalam mendukung program nasional untuk makanan bergizi," ujarnya tentang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPT) dari Polres Bangli yang mendampingi peluncuran Program MBG di SDN 4 Tiga, Susut tersebut.
Untuk diketahui, SPPG Polres Bangli mendampingi 970 siswa di lima lembaga pendidikan, termasuk Taman Kanak-kanak dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sekolah yang ikut serta adalah TK Negeri Pembina Susut, TK Tri Gita Santhi, SD N 3 Pengotan, dan SMA N 1 Susut. Termasuk SDN 4 Tiga.
Adapun paket makanan yang dikurasi dengan cermat berisi menu pilihan nasi putih yang seimbang, sumber protein yang disebut Ayam Kentuki, salad segar, semangka, dan susu. Menu dirancang untuk menyediakan nutrisi penting guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa.7k17
Komentar