nusabali

Bali United Keok, Suporter Bentrok

  • www.nusabali.com-bali-united-keok-suporter-bentrok

Mirza Mustafic dimasukan pada babak kedua tepat menit 65 dan hanya berada 4 menit di lapangan sebelum diusir wasit.

GIANYAR, NusaBali
Bali United FC harus mengakui kemenangan tim tamunya Persib Bandung pada pekan ke-11 BRI Super League 2025/26 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Sabtu (1/11) malam. Dalam laga itu, Serdadu Tridatu kalah 0 - 1 dari Maung Bandung dan bertahan di peringkat 8 klasemen sementara. 
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menjelaskan kalau laga menjamu Persib Bandung itu tidaklah muda. Meski disadari, dari awal permainan hingga babak pertama usai tidak ada gol tercipta. 

"Pertandingan yang tidak mudah karena Persib memiliki peluang dari free kick dan corner. Namun kami juga punya peluang yang bisa menjadi gol pertama melalui Rahmat Arjuna. Dan situasi berubah ketika kami terkena kartu merah," ungkap Coach Johnny usai laga.

Kebobolan Serdadu Tridatu atas satu gol tamunya terjadi setelah insiden kartu merah yang harus diterima Mirza Mustafic setelah 4 menit berada di dalam lapangan. Mirza Mustafic sendiri dimasukan pada babak kedua tepat menit 65, dan hanya berada 4 menit di lapangan saja sebelum diusir oleh wasit Irfan Wahyu Wijanarko.

Gelandang nomor 10 itu dianggap melakukan upaya mencederai lawan. Namun Coach Johnny menilai ada keputusan wasit yang kurang tepat saat momentum tersebut. "Saya pastinya kecewa dengan kartu merah itu karena mengubah jalannya pertandingan. Sebelum adanya kartu merah itu, wasit harusnya melihat pelanggaran yang terjadi kepada pemain Bali United," terang Coach Johnny. 

Dengan kurangnya satu pemain, membuat pemain Persib Bandung leluasa menembus lini pertahanan Bali United. Meski demikian, anak asuh Coach Johhny berhasil mempertahankan keadaan hingga menit ke 80. Sayangnya, empat menit kemudian, atau menit ke 84, Andrew Jung berhasil mengoptimalkan umpan Beckham Putra melalui sontekan kepalanya. "Meski kurang satu pemain, kami berusaha bertahan dan sesekali menyerang. Tapi, beberapa peluang belum bisa dikonversikan menjadi gol," imbuh Coach Johhny.

Tertinggal 0-1 dari tamunya di menit - menit akhir laga itu, Serdadu Tridatu kembali mendapatkan peluang yang hampir berbuah gol dari Kadek Agung di penghujung babak kedua. Sayang, tandukannya melalui sepak pojok masih mampu ditepis Teja Paku Alam di bawah mistar gawang Maung Bandung. 

"Kami masih terus berproses dalam tkm terutama dalam mengembangkan permainan tim ini. Saya kecewa dengan hasil pertandingannya, namun saya bangga dengan perkembangan tim ini yang terus menuju perkembangan yang baik," tutup Coach Johnny

Pertandingan di Stadion Dipta ini juga diwarnai kericuhan antar supporter. Berawal saat Bobotoh, julukan supporter Persib yang menyalakan flare untuk merayakan gol. Tak terima, bobotoh berulah, supporter Bali United lalu terlibat aksi saling lempar.

Atas kekalahan ini, Bali United tertahan di peringkat 8 klasmen sementara dengan torehan 13 poin dari 10 pertandingan yang dilakoni. Sementara, Persib Bandung merangsek ke posisi tiga klasmen dengan torehan 19 poin dari 9 laga yang dilakoni. Peluang Bali United turun peringkat terbuka lebar, karena masih ada sejumlah tim yang belum melakoni laga, bahkan selisih poin nya tidak terlalu jauh. 7 dar

Komentar