10 Kapal Penyeberangan Masuk Galangan
Pelabuhan Padangbai
Selat Bali
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Pelabuhan Lembar
I Ketut Sugiartono
BMKD Wilayah III Denpasar
AMLAPURA,NusaBali - 10 kapal yang beroperasi di Selat Bali masuk galangan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, terdiri 6 kapal masuk dok dan 4 kapal menjalani perawatan. Meski demikian, layanan penumpang dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar atau sebaliknya, tetap lancar.
"Kalau kapal yang masuk dok, memang merupakan jadwal rutin setahun sekali. Kalau yang menjalani perawatan karena memang mengalami kerusakan," jelas, Kepala BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Satuan Pelayanan Padangbai I Ketut Sugiartono di ruang kerjanya, Banjar Melanting, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu (2/11).
Lanjut Sugiartono, ada 26 kapal melayani penumpang di Selat Lombok. Kapal masuk dok 6 unit dan masuk perawatan 4 kapal sehingga tersisa 16 kapal. Kapal dioperasikan selama 24 jam sebanyak 13 kapal, dibagi 2 shift, shift I pukul 08.00 Wita-20.00 Wita sebanyak 7 kapal atau 7 trip. Sedangkan shift II pukul 20.00 Wita-08.00 Wita sebanyak 6 kapal atau 6 trip. Sehingga masih ada cadangan 3 kapal.
"Pelayanan tidak terganggu, karena penumpang sepi, nyaris tidak pernah terjadi antrean. Di samping cuaca di Selat Lombok, cukup bersahabat," tambahnya.
Mengenai kapal yang masuk dok, pengerjaannya tidak menentu. "Ya tergantung kerusakan kapal, selain kapal tersebut menjalani perawatan pengecatan ulang, mengecek fasilitas penyelamatan untuk penumpang dan terkait lainnya," tambahnya.
Kapal masuk dok, rutin setiap tahun sekali, juga untuk mengecek administrasi, dan memperpanjang izin berlayar.
Kepala Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Padangbai I Ketut Mulyana juga mengatakan kapal masuk dok agar laik layar. Kapal yang menjalani perawatan karena mengalami kerusakan di bagian tertentu, juga dalam kaitan agar laik layar. "Nanti ada surat keterangan dari pihak galangan kapal, kapal itu telah menjalani doking atau menjalani perawatan, itu artinya laik layar," tambahnya.
Kata dia, kondiso penumpang sepi, baik pejalan kaki maupun penumpang berkendara. Di tengah cuaca tidak menentu, tetap mewaspadai karena terjadi ombak pantai. "Jika terjadi ombak pantai biasanya menimpa Dermaga II, maka yang dioperasikan hanya Dermaga I," ujar Mulyana.
Cuaca di Selat Lombok berdasarkan ramalan BMKD Wilayah III Denpasar, cukup landai, Selat Lombok bagian selatan dengan tinggi gelombang 2 meter-2,1 meter, kecepatan angin 7-11 knot per jam, sedangkan Selat Lombok bagian utara dengan tinggi gelombang 0,9 meter-1,1 meter, dengan kecepatan angin 5-7 knot per jam.7k16
Komentar