nusabali

Balap Motor Pantai Meriahkan HUT ke-532 Kota Tabanan

Jadi Wadah Kreativitas dan Solusi atas Balap Liar

  • www.nusabali.com-balap-motor-pantai-meriahkan-hut-ke-532-kota-tabanan

TABANAN, NusaBali.com – Peringatan HUT ke-532 Kota Tabanan tahun ini berlangsung semarak dengan gelaran Balap Motor Pantai Vol. 2 di Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Sabtu (1/11/2025). Ajang ini tidak hanya menghadirkan hiburan penuh adrenalin, tetapi juga menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan minat otomotif secara positif dan aman.

Ketua Panitia Pelaksana, Ivana Bunga Wahyuni, mengatakan kegiatan ini mendapat dukungan dari Bupati Tabanan I Komang Gede Sanaya dan disambut antusias masyarakat. 

Menurutnya, ajang ini diharapkan mampu menjadi alternatif bagi para pecinta balap motor agar tidak lagi melakukan balapan liar di jalanan maupun di kawasan pantai tanpa pengawasan.

“Acara ini kami selenggarakan agar anak-anak muda yang hobi balap bisa menyalurkan minatnya di tempat yang aman dan terorganisir, bukan di jalanan atau di pantai secara liar,” ujar Ivana.

Balap Motor Pantai Vol. 2 diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Bali. Terdapat 10 kelas lomba yang dipertandingkan, mulai dari motor standar hingga modifikasi profesional. Setiap pembalap menunjukkan kemampuan mengendalikan motor di atas pasir, dengan latar pemandangan laut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diramaikan dengan kehadiran UMKM lokal yang menjajakan kuliner, minuman, serta produk kerajinan khas pesisir. Suasana Pantai Pasut pun berubah menjadi pesta rakyat penuh semangat kebersamaan dan keceriaan.

Namun, di balik kemeriahannya, kegiatan ini juga menjadi refleksi terhadap fenomena balap liar di pantai yang selama ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Sebagian pihak menilai balapan liar berisiko tinggi dan berpotensi merusak ekosistem pantai, sementara pihak lain melihatnya sebagai bentuk ekspresi dan kreativitas anak muda yang belum mendapat ruang tersalurkan.

Dalam konteks tersebut, event resmi seperti Balap Pantai Vol. 2 dinilai menjadi solusi yang positif dan konstruktif. Dengan penyelenggaraan yang teratur dan pengawasan keamanan yang baik, para penggemar otomotif dapat berkompetisi secara sportif sekaligus mendukung geliat ekonomi masyarakat sekitar.

Kehadiran event ini juga menjadi magnet wisata tersendiri. Tak sedikit wisatawan domestik dan mancanegara yang ikut menyaksikan langsung keunikan balap motor di tepi pantai — sebuah atraksi langka yang menyatukan unsur olahraga, hiburan, dan keindahan alam.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk berkembang secara positif, sembari ikut mengurangi praktik balap liar di tempat umum,” kata Ivana.

Panitia berharap Balap Pantai dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan profesional di masa depan. Tak sekadar adu kecepatan, melainkan juga simbol kebersamaan, kreativitas, dan inovasi masyarakat Tabanan.

Dengan semangat sportivitas dan kepedulian terhadap lingkungan, ajang seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang berani berprestasi sekaligus menghargai keindahan alam Bali. *win

Komentar