nusabali

Pembunuh Mandor Proyek Diringkus, Motif Sakit Hati

3 Pelaku Diketahui Anak Buah Korban

  • www.nusabali.com-pembunuh-mandor-proyek-diringkus-motif-sakit-hati

GIANYAR, NusaBali - Peristiwa tewasnya seorang mandor proyek irigasi, I Wayan Sedhana,54, warga Banjar Tengah Bonbiyu, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar yang jenazahnya ditemukan di Subak Tenggaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Sabtu (25/10) pagi, akhirnya terungkap.

Tiga pekerja proyek yang merupakan anak buah korban diduga menjadi pelakunya. Ketiganya ditangkap polisi setelah melarikan diri ke Jawa Timur.

Ketiga pelaku masing-masing, Murul Arifin,25, M Faisal,20, dan Sandy Firmansyah,18, seluruhnya berasal dari Jawa Timur. Mereka diamankan Tim Satreskrim Polres Gianyar di wilayah Gumitir, perbatasan Jember–Banyuwangi, pada Rabu (29/10) lalu tanpa perlawanan.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C Kesuma mengatakan dari hasil penyelidikan, ketiga pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati. “Para pelaku mengaku sering dimarahi dan bahkan ditampar korban saat bekerja di proyek irigasi,” ungkap AKBP Chandra saat press rilis di Mapolres Gianyar, Jumat (31/10).

Karena dendam, para pelaku kemudian menganiaya korban di lokasi proyek pada siang hari, saat situasi sedang sepi. Korban dipukul di bagian kepala hingga tersungkur lalu ditebas di leher menggunakan gergaji hingga meninggal dunia di tempat. Usai membunuh korban, ketiganya membawa kabur sepeda motor Honda Vario milik korban dan melarikan diri ke arah Jember, Jawa Timur. Polisi yang melakukan pengejaran lintas provinsi akhirnya berhasil menangkap mereka di tempat persembunyian.

“Ketiganya kami jerat dengan pasal berlapis, yakni pembunuhan dan pencurian, karena selain menghabisi korban, mereka juga membawa barang milik korban,” tegas AKBP Chandra. Ia menambahkan, penyidik masih mendalami apakah pembunuhan tersebut dilakukan secara spontan atau sudah direncanakan sebelumnya. “Motif utama sementara karena sakit hati, tapi kami tetap dalami lebih lanjut,” ujarnya.

Kapolres juga mengapresiasi kerja cepat Satreskrim Polres Gianyar dan Polsek Tampaksiring yang berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat. “Ini komitmen kami untuk menjaga rasa aman dan kepercayaan masyarakat Gianyar,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya warga Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di area Subak Tenggaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng, Sabtu (25/10) pagi. Korban diketahui bernama I Wayan Sedhana,54, warga Banjar Tengah Bonbiyu, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar yang bekerja sebagai mandor proyek saluran irigasi. 7 nvi

Komentar