Bangli Rancang APBD 2026 Rp 1,140 Triliun
BANGLI, NusaBali - Pemkab Bangli merancang APBD Tahun 2026 Rp 1,140 triliun. Rancangan ini disampaikan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar usai membacakan Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Bangli, Senin (20/10).
“Belanja daerah kami fokuskan untuk membiayai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang dituangkan dalam OPD sesuai dengan PP. No 18 tahun 2016,” ujar Wabup Wayan Diar.
Dikatakan, RAPBD Bangli sejalan dengan Visi dan Misi Bupati Bangli periode 2025-2029, yang berfokus pada pembangunan terpadu dalam era Bali baru. Pemerintah Daerah, kata Wabup Wayan Diar, berkomitmen mencari sumber pendanaan alternatif guna mendorong kemajuan daerah.
Langkah itu, jelasnya, terkait kendala fiskal di Bangli. Di antaranya, penurunan alokasi transfer pendapatan dari Pusat.
Sebagai gambaran, Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang dirancang Rp 1.140 triliun berasal dari berbagai sumber. Di antaranya, dari PAD Rp 298 miliar, Penerimaan Pajak Daerah Rp 99 miliar, Retribusi Daerah Rp 188 miliar, Kekayaaan Dearah yang dipisahkan Rp 6 miliar, dan lain-lain PAD yang sah Rp 4 miliar.
Pendapatan Transfer dirancang Rp 840 miliar, berasal dari Transfer Pemerintah Pusat Rp 793 miliar dan Transfer Antar Daerah Rp 47 miliar. “Untuk ke depannya kami akan terus mengupayakan pendapatan yang signifikan dengan kerja keras dari aparat terkait, khususnya OPD penghasil,” ujarnya.
Rapat DPRD dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2026, dipimpin Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles.7k17
Komentar