Bank Indonesia Puji KEK Kura Kura Bali Jadi yang Terbaik di Indonesia
Disebut sebagai Mesin Baru Penggerak Ekonomi Pulau Dewata
DENPASAR, NusaBali.com – Kinerja Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali terus mendapat sorotan positif. Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyebut kawasan yang terletak di Pulau Serangan, Denpasar Selatan, itu mencatat capaian investasi terbaik di antara 24 KEK se-Indonesia.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda Helena Panjaitan, mengatakan, capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Bali.
“KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur masuk empat besar KEK dengan capaian investasi terbaik dari seluruh KEK di Indonesia. Ini menjadi modal penting bagi Provinsi Bali untuk membooster ekonomi daerah,” ujar Linda saat acara Balinomics di Kantor BI Provinsi Bali, Jumat (17/10/2025).
Menurut Linda, kedua kawasan tersebut kini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Bali dengan segmentasi yang berbeda. KEK Sanur berfokus pada wellness tourism, sementara KEK Kura Kura Bali mengusung konsep premium sustainable tourism yang menekankan keberlanjutan ekonomi.
“Keduanya saling melengkapi. KEK Sanur menangkap potensi wisata kesehatan, sementara Kura Kura mengembangkan pariwisata premium yang berkelanjutan dan berakar pada budaya Bali,” jelasnya.
Berdasarkan data BI, hingga Juni 2025, KEK Sanur telah menyerap 4.677 tenaga kerja dengan nilai investasi mencapai Rp5,3 triliun, utamanya untuk pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali.
Sementara itu, KEK Kura Kura Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,06 triliun dan menyerap 2.796 tenaga kerja di periode yang sama. Kawasan ini menargetkan peningkatan investasi secara bertahap hingga tahun 2050.
Linda menambahkan, keberadaan KEK Kura Kura juga memberi efek berganda pada sektor ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar kawasan.
“Banyak pembangunan ekonomi kreatif yang tumbuh di sekitar kawasan Kura Kura. Ini memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi Bali secara keseluruhan,” katanya.
KEK Kura Kura Bali dikembangkan dengan konsep yang berpihak pada pelestarian budaya dan keseimbangan alam. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2023, pengelolaan kawasan ini menegaskan penerapan filosofi Tri Hita Karana dan Sad Kerthi, yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas.
Dengan capaian investasi yang menjanjikan dan arah pengembangan yang berkelanjutan, KEK Kura Kura Bali diyakini akan menjadi wajah baru ekonomi kreatif dan pariwisata berkualitas di Pulau Dewata.
Komentar