nusabali

Ivy Elizabeth Siap Wakili Bali

Tampil di Ajang Putri Batik Cilik Indonesia 2025

  • www.nusabali.com-ivy-elizabeth-siap-wakili-bali

Di Jakarta nanti, Ivy membawa advokasi sebagai Putri Batik Cilik Indonesia: Luhur Batik (No matter where life takes you, Don't forget your roots).

DENPASAR, NusaBali 
Remaja Bali Ivy Elizabeth Lea Sahetapy Cox, 12, terpilih menjadi pemenang ajang Putri Batik Cilik Indonesia Bali 2025 pada Juni lalu. Dengan raihan itu siswi grade (tingkat) 7 Jembatan Budaya School akan mewakili Bali memperebutkan predikat Putri Batik Cilik Indonesia 2025 di Jakarta pada 1 November ini. 

Selain mencari pionir anak Indonesia, ajang Putri Batik Cilik Indonesia yang diselenggarakan DD Foundation Indonesia sejak 2018 juga digelar untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya Indonesia, khususnya budaya batik, sehingga batik bisa terkenal hingga ke seluruh nusantara dan mancanegara.

Ivy menjadikan ajang ini untuk mendapatkan pengalaman baru dan belajar lebih banyak lagi mengenai kebudayaan Indonesia, khususnya Batik. Gadis berdarah Indonesia, Filipina dan Australia ingin menjadi bagian dari generasi muda Indonesia yang mencintai dan melestarikan batik.

“Saya ingin menunjukkan bahwa batik bukan hanya kain, tapi juga warisan yang penuh makna dan kebanggaan bangsa.  Selama ini saya belajar banyak tentang batik. Saya menemukan banyak hal yang sangat menarik dari batik, membuat saya menjadi sangat menghargai warisan leluhur bangsa kita,” ujarnya kepada NusaBali, Sabtu (18/10). 

Di Jakarta nanti, Ivy membawa advokasi sebagai Putri Batik Cilik Indonesia: Luhur Batik (No matter where life takes you, Don't forget your roots). Dengan advokasi ini, Ivy ingin mengajak generasi muda untuk melestarikan warisan budaya bangsa. 

“Di tengah kemajuan zaman, modernisasi bukan alasan untuk melupakan jati diri. Justru kita harus menjaga dan bangga mengenalkan budaya Indonesia seperti batik. Karena sejauh mana pun kita pergi, akar budaya kita akan selalu menjadi jati diri dan kebanggaan,” ungkapnya. 

Sebelum memberanikan diri mengikuti ajang Putri Batik Cilik Indonesia, Ivy terbilang punya segudang pengalaman dan prestasi. Punya hobi di bidang musik (piano), modern dance, dan basket, siapa sangka Ivy juga seorang penyelam (scuba diver) yang sudah bersertifikat. Dia bahkan sudah pernah menyelam di beberapa spot bawah laut  di Indonesia. Selain itu, Ivy juga pernah beberapa kali memenangkan medali emas di kompetisi tingkat nasional dan mendapatkan beasiswa dari sekolah dan Konsulat Cina karena prestasinya di bidang bahasa Inggris dan Mandarin.

Ivy sendiri mengakui berbagai kesibukan di sekolah maupun di luar sekolah itu menjadi salah satu tantangan selama mengikuti proses menjadi Putri Batik Cilik Indonesia 2025. Namun, berbekal persiapan dan prestasi membanggakan selama ini Ivy optimis bisa memberikan yang terbaik bagi Bali di tingkat nasional. Saat ini Ivy terus memperdalam wawasannya soal batik selain terus melatih kemampuan public speaking dan catwalk. 

“Harapan saya adalah bisa memberikan yang terbaik, membawa kebanggaan untuk Bali, dan bisa menginspirasi lewat batik ke generasi muda,” tandas Ivy. 

Dukungan keluarga dipastikan akan terus hadir hingga Ivy mencapai prestasi terbaik.
Ibunda Ivy, Yona Sahetapy, mengatakan ia selalu memberikan semangat, bimbingan, serta membantu mempersiapkan segala keperluan Ivy agar setiap tahap hasilnya bisa maksimal.

“Saya ingin Ivy menikmati prosesnya dan belajar banyak hal dari pengalaman ini. Harapan kami, setelah mengikuti ajang ini, Ivy bisa menjadi anak yang lebih percaya diri, berkarakter, dan terus mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ujar Yona. 7 adi

Komentar