nusabali

Bali Pink Ribbon Gandeng Sudamala Resorts Kampanyekan Kesadaran Kanker Payudara di Bali dan Labuan Bajo

  • www.nusabali.com-bali-pink-ribbon-gandeng-sudamala-resorts-kampanyekan-kesadaran-kanker-payudara-di-bali-dan-labuan-bajo

DENPASAR, NusaBali.com – “In these wonderful pink shirts, I’m so proud of you.” Begitulah ungkapan penuh semangat dari Gaye Warren, seorang penyintas kanker payudara asal Inggris yang telah tinggal di Indonesia lebih dari dua dekade.

Setelah menjalani pengobatan kanker dan menetap di Bali bersama sang suami pasca pensiun dari Jakarta, Gaye kini menjadi pendiri dan penggerak Yayasan Bali Pink Ribbon—organisasi yang konsisten meningkatkan kesadaran kanker payudara di Indonesia sekaligus memberikan dukungan emosional, edukasi, dan akses pemeriksaan dini bagi perempuan dari berbagai latar belakang.

Bali Pink Ribbon berkolaborasi bersama Sudamala Resorts dan Yayasan Sudamala Bumi Insani, menggelar kegiatan edukatif bertajuk Pink Fun Walk 2025 di Sudamala Resort, Sanur, Sabtu (18/10/2025). 

Acara ini diawali dengan morning walk sejauh 3,5 kilometer di sepanjang pesisir Sanur, diikuti ratusan peserta berpakaian serba merah muda sebagai simbol kepedulian terhadap deteksi dini kanker payudara.

Selain jalan santai, kegiatan juga diisi dengan lelang amal (silent auction) dan pemeriksaan payudara gratis oleh tenaga medis bersertifikat. Seluruh hasil lelang disalurkan untuk mendukung program penyuluhan dan skrining kanker payudara di berbagai daerah di Indonesia.

“Sejak berdiri, Bali Pink Ribbon terus aktif menyelenggarakan edukasi, pemeriksaan gratis, konsultasi pasien, hingga roadshow ke berbagai daerah. Dukungan dari Sudamala Hotel Group memungkinkan kami membawa kegiatan ini hingga ke Labuan Bajo dan Pulau Rinca untuk menjangkau 300–600 perempuan lokal,” ujar Gaye Warren.

Ia menambahkan, dukungan komunitas internasional turut memperkuat gerakan ini. Donasi datang dari Pink Tea Committee Freeport Papua, Gaya Ceramics Ubud, serta sejumlah dermawan dari Singapura dan Australia. “Kami ingin semakin banyak perempuan tersentuh edukasi dan berani melakukan pemeriksaan sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu,  Wayan Suwastana, Commercial Director Sudamala Resort, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen sosial yayasan dalam menjaga hubungan harmonis dengan komunitas dan lingkungan.

“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat sekitar. Selain kegiatan sosial, kami juga mendukung Bali Pink Ribbon karena kesadaran kesehatan adalah bagian penting dari keberlanjutan (sustainability) yang kami junjung,” kata Suwastana.

Senada dengan itu, Sri Nuka, Ketua Yayasan Sudamala Bumi Insani, menyampaikan bahwa program bersama Bali Pink Ribbon juga akan dilanjutkan di Labuan Bajo dan Ruteng pada 24–25 Oktober 2025, bekerja sama dengan Kantor Camat Komodo dan Keuskupan Ruteng.

“Sekitar 400 perempuan di dua wilayah itu akan mengikuti pemeriksaan kanker payudara gratis. Harapannya, semakin banyak yang sadar pentingnya deteksi dini sehingga bisa terselamatkan,” ujarnya.

Selain bidang kesehatan, Yayasan Sudamala Bumi Insani juga aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan, pendidikan, ekonomi produktif, pelestarian budaya, dan lingkungan hidup. Salah satu programnya adalah dukungan bagi komunitas English Goes to Kampung di Sumba serta pendirian sanggar seni yang secara rutin menghadirkan maestro tari dari Peliatan Ubud, Cokorde Istri Ratih Iryani.

Kolaborasi antara Bali Pink Ribbon, Sudamala Resorts, dan Yayasan Sudamala Bumi Insani ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan layanan deteksi dini ke wilayah-wilayah terpencil, sekaligus memperkuat semangat kepedulian terhadap kesehatan perempuan Indonesia.

Komentar