nusabali

Nelayan Keluhkan Sulit Beli BBM Bersubsidi

  • www.nusabali.com-nelayan-keluhkan-sulit-beli-bbm-bersubsidi

NEGARA, NusaBali - Program Jumat Curhat dilaksanakan oleh Polri kembali menjadi wadah aspirasi masyarakat. Teranyar, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati turun langsung menyambangi Kelompok Nelayan Setia Dewi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jumat (17/10).

Dalam dialog penuh keakraban tersebut, para nelayan sempat menyampaikan keluhan terkait kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita ini merupakan wujud kedekatan dan komitmen dalam mendengarkan serta mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Pertemuan hangat di pesisir Medewi ini dihadiri oleh Ketua Kelompok Nelayan Setia Dewi, Misadi, penyuluh perikanan Putu Adi Suputra, serta 24 orang nelayan setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Citra memperkenalkan diri dan mengajak para nelayan untuk berdialog secara terbuka. Dia menegaskan bahwa kehadirannya tidak hanya untuk memberikan imbauan, melainkan untuk menyerap langsung setiap keluhan di lapangan.

"Kami datang bukan hanya untuk menyampaikan imbauan. Tapi juga untuk mendengar langsung apa yang menjadi kesulitan bapak-bapak nelayan. Polri hadir untuk melayani dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat," ujar AKBP Citra.

Keluhan utama yang mengemuka dari perwakilan nelayan adalah terkait sulitnya akses terhadap BBM bersubsidi yang sangat memengaruhi biaya operasional penangkapan ikan. Mereka mengaku kerap merasa sangat terbebani dalam pemenuhan administrasi untuk pengurusan rekomendasi BBM bersubsidi. Di satu sisi, harga BBM non-subsidi yang tinggi menjadi dilema karena hasil tangkapan nelayan tidak sebanding dengan pengeluaran.

Menanggapi persoalan itu, AKBP Citra memberikan saran yang konstruktif. Pihaknya menyarankan agar kelompok nelayan proaktif melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan dan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait, seperti Dinas Perikanan.

"Kami akan bantu komunikasikan dengan pihak terkait agar persoalan BBM subsidi ini bisa dicarikan jalan keluarnya. Harapannya, nelayan bisa bekerja dengan tenang dan hasil tangkapannya bisa meningkat," ucap AKBP Citra.

Penyuluh perikanan, Putu Adi Suputra membenarkan adanya kendala tersebut. Ia mengakui bahwa pihaknya juga terus berupaya membantu nelayan dalam proses pemenuhan syarat administrasi untuk mendapatkan BBM subsidi, meskipun di lapangan masih kerap ditemukan beberapa kendala teknis.

Selain menampung aspirasi, dalam kesempatan yang sama, AKBP Citra juga menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dia mengimbau para nelayan dan keluarga untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, dan berhati-hati di jalan.

AKBP Citra juga menekankan fokus untuk pencegahan tindakan kriminal dan pencegahan kebakaran. Kapolres mengingatkan pentingnya memastikan keamanan rumah sebelum ditinggal melaut, seperti mematikan dupa, kompor, dan listrik. Tak lupa, ia juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dengan menjauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Jangan sampai emosi sesaat merusak kebahagiaan keluarga. Jadilah pelindung dan teladan bagi anak dan istri," pesan AKBP Citra. 

Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta, secara spesifik mengingatkan nelayan untuk memprioritaskan keselamatan saat melaut. Dia mengimbau agar para nelayan menggunakan lampu penerangan di perahu, selalu memperhatikan cuaca, dan jangan ragu berkoordinasi dengan Polairud jika mengalami kendala di laut. "Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan," tegasnya.

Di akhir kegiatan, Ketua Kelompok Setia Dewi, Misadi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan kepedulian Kapolres Jembrana. Ia pun berharap bantuan dan perhatian dari Polri ini membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi para nelayan Medewi. 7ode 

Komentar