nusabali

Selama 3 Hari, 1.150 Ekor Hewan Divaksin

  • www.nusabali.com-selama-3-hari-1150-ekor-hewan-divaksin

NEGARA, NusaBali - Pemkab Jembrana terus menggenjot upaya pencegahan dan penanggulangan rabies melalui kegiatan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR). Dalam rentang waktu tiga hari sejak Senin (13/10) hingga Rabu (15/10), total 1.150 ekor HPR berhasil divaksinasi.

Vaksinasi bersama tim dari Pemprov Bali ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berkelanjutan yang digelar sejak peringatan World Rabies Daya tau Hari Rabies Sedunia 2025, Minggu (28/9) lalu. Vaksinasi ini difokuskan menyasar wilayah desa/kelurahan zona merah rabies. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra, yang juga sebagai Sekretaris Tim Satuan Penanganan HPR Jembrana, menjelaskan bahwa upaya pencegahan ini dilakukan secara intensif dan kolaboratif. Tim yang terlibat di lapangan antara lain dari BPBD Jembrana, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Jembrana, Distanpangan Bali, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (Unud), termasuk jajaran aparat masing-masing wilayah sasaran.  

"Kami menggunakan metode door to door atau mendatangi langsung rumah-rumah warga. Ini untuk memastikan cakupan vaksinasi yang maksimal, sekaligus edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan rabies," ujar Agus Artana, Kamis (16/10).

Kegiatan vaksinasi yang digelar selama tiga hari terkahir, difokuskan di beberapa desa yang dianggap strategis. Pada Senin (13/10), kegiatan dipusatkan di Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo. Vaksinasi dibagi di lima kelompok lokasi, yakni Banjar Bale Agung (Kelompok A dan B), Banjar Kaleran Kauh, Banjar Bumbungan, dan Banjar Pasar A. 

"Yang hari Senin itu, total 384 ekor hewan yang berhasil divaksinasi. Terdiri dari 347 ekor anjing (250 jantan serta 97 betina) dan 37 ekor kucing (28 jantan serta 9 betina)," ucap Agus Artana.

Kemudian pada Selasa (14/10), tim bergerak ke dua desa. Di antaranya, lanjutan di Desa Yehembang yang meliputi Banjar Wali, Banjar Pasar A dan B, Banjar Kaleran Kauh, dan Banjar Bale Agung B, serta di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana di 1 wilayah banjar, yakni Banjar Lemodang. Total HPR yang divaksin pada Selasa itu mencapai 475 ekor. Rinciannya, 408 ekor di Desa Yehembang (338 anjing, 69 kucing, dan 1 monyet) serta 70 ekor (67 anjing dan 3 kucing) di Desa Perancak.

Selanjutnya pada Rabu (15/10), kegiatan dilanjutkan di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana. Tim yang menyisir 3 wilayah banjar, yakni Banjar Tibu Kleneng, Banjar Perancak, dan Banjar Mekarsari, berhasil memvaksinasi 288 ekor HPR (244 anjing dan 44 kucing). Secara keseluruhan, akumulasi HPR yang divaksin selama tiga hari itu pun mencapai 1.150 ekor.

Agus Artana menyatakan, kegiatan vaksinasi ini juga akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Vaksinasi ini diharapkan bisa mendukung kekebalan kelompok dengan target capaian 80 persen dari total estimasi HPR se-Jembrana. "Melalui kegiatan ini kita harapkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi rabies dapat terus meningkat. Sebagai langkah bersama menuju Jembrana bebas rabies," ucapnya.7ode

Komentar