Polandia-Indonesia Jalin Kolaborasi Kreatif Digital di IGDX Bali 2025
MANGUPURA, NusaBali.com - Untuk pertama kalinya, Polandia ambil bagian dalam ajang gaming dan teknologi kreatif terbesar di Indonesia, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) Conference & Expo 2025.
Partisipasi Polandia di IGDX Bali 2025 menjadi awal dari rangkaian gaming roadshow di Indonesia. Setelah Bali, kegiatan akan dilanjutkan ke Bandung, dan kemudian Jakarta pada 14 Oktober 2025. Upaya ini menunjukkan keseriusan Polandia membangun kemitraan di sektor ekonomi kreatif dengan Indonesia.
Tahun ini juga bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik antara Polandia dan Indonesia. Momen bersejarah ini sekaligus menjadi latar belakang penyelenggaraan Poland Festival ke-6, yang disebut sebagai program promosi bisnis, budaya, dan pendidikan terbesar yang dilakukan negara Uni Eropa di Indonesia.
Selain sektor industri gim, Polandia juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan. Melalui Banach Scholarship, ribuan mahasiswa Indonesia kini tengah menempuh pendidikan magister dan doktoral di Polandia, khususnya pada bidang teknologi dan sains. Program ini diyakini dapat mendukung pertumbuhan industri digital di kedua negara.
“Kami melihat Indonesia sebagai tempat yang sangat potensial. Banyak anak muda berbakat yang akan menjadi generasi penggerak industri gim di masa depan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, CEO dan Co-Founder Gamecomm Indonesia Sere Kalina, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kreativitas digital adalah jembatan antar bangsa, menghubungkan sejarah, inovasi, dan semangat untuk berbagi cerita yang bermakna.
“Kami menciptakan Zivana untuk merepresentasikan semangat kreatif Indonesia karakter yang lahir dari budaya kita, namun cukup kuat untuk berdiri sendiri. Melalui Zivana, kami ingin menunjukkan bagaimana identitas lokal bisa bersinar secara global,” pungkasnya. *ris
Tahun ini juga bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik antara Polandia dan Indonesia. Momen bersejarah ini sekaligus menjadi latar belakang penyelenggaraan Poland Festival ke-6, yang disebut sebagai program promosi bisnis, budaya, dan pendidikan terbesar yang dilakukan negara Uni Eropa di Indonesia.
Selain sektor industri gim, Polandia juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan. Melalui Banach Scholarship, ribuan mahasiswa Indonesia kini tengah menempuh pendidikan magister dan doktoral di Polandia, khususnya pada bidang teknologi dan sains. Program ini diyakini dapat mendukung pertumbuhan industri digital di kedua negara.
“Kami melihat Indonesia sebagai tempat yang sangat potensial. Banyak anak muda berbakat yang akan menjadi generasi penggerak industri gim di masa depan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, CEO dan Co-Founder Gamecomm Indonesia Sere Kalina, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kreativitas digital adalah jembatan antar bangsa, menghubungkan sejarah, inovasi, dan semangat untuk berbagi cerita yang bermakna.
“Kami menciptakan Zivana untuk merepresentasikan semangat kreatif Indonesia karakter yang lahir dari budaya kita, namun cukup kuat untuk berdiri sendiri. Melalui Zivana, kami ingin menunjukkan bagaimana identitas lokal bisa bersinar secara global,” pungkasnya. *ris
1
2
Komentar