nusabali

Siswa SMPN 2 Abang Ikut UDG dan FTBI Bali

  • www.nusabali.com-siswa-smpn-2-abang-ikut-udg-dan-ftbi-bali

AMLAPURA, NusaBali - Dua siswa SMPN 2 Abang, Karangasem, lolos ke UDG (Utsawa Dharma Gita) dan FTBI (Festival Tunas bahas Ibu) Tingkat Provinsi Bali 2025. Mereka menargetkan diri meraih juara, terutama di UDG, di nomor seloka, dan tingkat anak-anak.

"Memang targetnya juara, kalau sampai dikalahkan, saya protes, di bagian mananya yang menyebabkan kalah," tegas pembina seloka Ida Ayu Wayan Ebayanti kepada NusaBali di SMPN 2 Abang, Banjar Kebon, Desa Kerta Mandala, Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (3/10).

Kedua siswa itu, I Nyoman Bagus Santika Okantara  kelas VII/D berlomba pembaca seloka, berpasangan dengan I Nengah Gana Wikantara Mahardika siswa kelas VI SD, dan Ni Komang Suci Anisa Pitri kelas VIII/F, berlomba di FTBI Bali, nomor bebanyolan tunggal putri. 

Ida Ayu Wayan Ebayanati yang berlatar belakang beberapa kali juara UDG Nasional mengatakan, nyaris di setiap pelaksanaan UDG Tingkat Provinsi Bali, mengajukan protes. Protes kepada dewan juri baik tertulis maupun lisan. "Sempat saya protes ke dewan juri, sempat saya tantang uji kompetensi, sebagai dewan juri," katanya.

Ketua Widya Sabha yang juga Ketua LPDG (Lembaga Pembina Dharma Gita) Karangasem Ida Nyoman Sugata, juga mengakui penilaian di bidang seni cenderung subjektif. "Dewan juri cenderung melihat asal peserta, walau menurut penilaian pengamat dan penonton, peserta Karangasem dinilai terbaik. "Tetapi dewan juri bisa memberikan penilaian lain. Itu sering terjadi," sindirnya.

UDG Tingkat Provinsi Bali nantinya dilaksanakan di Art Center Denpasar, 25 - 29 Oktober. Santika Okantara mengaku wakil Karangasem telah optimal menjalani latihan. "Latihannya setiap hari, di sekolah, dan targetnya memang juara, agar bisa lolos ke UDG Nasional," jelas Santika Okantara, alumnus SDN 3 Kerta Mandala, Kecamatan Abang, Karangasem, ini.

Dalam lomba nanti dia bertugas sebagai pengartos seloka, sebab memiliki vokal yang bisa diandalkan. "Saya sejak SD, aktif membaca seloka," lanjut siswa dari Banjar Kebon, Desa Kerta Mandala, Kecamatan Abang, Karabgasem, ini.

Begitu juga rekannya, Ni Komang Suci Anisa Putri yang nantinya berlomba di nomor bebanyolan tunggal putri untuk FTBI Provinsi Bali, pertengahan Oktober 2025. Dia berambisi untuk jadi juara. "Saya ikut lomba bebanyolan, awalnya karena tampil di Sabtu Kreasi, di SMPN 2 Abang, ternyata dibilang lucu, sejak itu ikut lomba," jelas Anisa Pitri yang kemarin didampingi guru pembina,  I Komang Santika.

Alumnus SDN 4 Purwakerti mengatakan ikut lomba bebanyolan, hanyalah karena hobi, di samping untuk meningkatkan kualitas pendidikan literasi. Tetapi yang utama adalah belajar serius, "Sebab, cita-citanya menjadi dokter, syaratnya mesti rajin belajar," lanjut siswi dari Banjar Babakan, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang.

Kasek SMPN 2 Abang Dr I Wayan Sarya menaruh harapan besar kepada kedua siswa berbakat itu. "Saya juga berharap dapat juara, dan memang targetnya juara," kata Sarya.7k16

Komentar