Pelaku Penganiayaan Warga Beraban Belum Berhasil Ditangkap
TABANAN, NusaaBali - Pelaku penganiayaan terhadap I Made Budi Artha, 48, krama Banjar Sinjuana, Desa Beraban, Kediri, Tabanan, masih dalam pengejaran polisi.
Petugas polisi sudah mengantongi identitas dari terduga pelaku, yakni berinisial Made S, 56, asal Buleleng, tinggal di Banjar Batan Buah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri.
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukanada mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa penganiyaan berat itu terjadi di rumah korban, pada Senin (29/9) pagi pukul 10.00 Wita. Pada pagi itu pelaku datang ke rumah korban untuk pinjam uang Rp 5 juta. Korban bersedia meminjamkan uang dengan syarat motor milik pelaku dijadikan jaminan.
Sebelum ada kesepakatan bulat, korban hendak mengecek sepeda motor pelaku yang dipakai jaminan. Tiba-tiba pelaku menghajar kepala korban bagian belakang menggunakan punggung kapak sebanyak tiga kali hingga mengakibatkan luka robek.
Dalam kondisi sakit, korban berusaha berlari keluar rumah untuk mencari pertolongan. Pada saat itu ada dua orang warga yang melihatnya bersimbah darah langsung memberikan pertolongan. Korban dievakuasi warga ke RS Singasana sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Tabanan. Sementara pelaku saat itu langsung kabur dari lokasi.
“Usai kejadian pelaku langsung kabur dari lokasi TKP. Hingga hari ini (kemarin) kami masih melakukan pengejaran,” ungkap Kompol Sukanada.
Hanya saja Kompol Sukanada belum bisa merincikan mengapa pelaku bertindak brutal seperti itu. Selain itu tidak jelaskan separah apa luka pada kepala korban akibat dipukul kapak oleh pelaku. Hingga kemarin korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tabanan.7 des
Komentar