Tagih Utang, Warga Desa Beraban Ditebas Parang
Usai menganiaya korban, pelaku langsung kabur. Hingga kemarin sore aparat kepolisian masih melakukan pengejaran.
TABANAN, NusaBali
Seorang krama Banjar Dinas Sinjuan Tengah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, berinisial I Made B ditebas parang pada bagian kepalanya oleh seorang pria yang diketahui berasal dari Buleleng, pada Senin (29/9) pagi. Penganiayaan berat yang terjadi di rumah korban itu diduga karena masalah utang piutang.
Usai menganiaya korban, pelaku langsung kabur. Hingga kemarin sore aparat kepolisian masih melakukan pengejaran. Di sisi lain korban dilarikan ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan intensif, karena menderita luka serius pada bagian kepalanya.
‘Anggota kami masih melakukan penyelidikan,” ungkap Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana dikonfirmasi kemarin siang. Sayangnya, Kompol Sukadana enggan memberikan keterangan detail, dengan dalih masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan petunjuk lainnya.
Kompol Sukadana hanya mengungkapkan sekilas terkait latar belakang peristiwa berdarah tersebut. Dikatakan, sebelum kejadian, pelaku datang ke rumah korban. Pada saat itu korban menagih utang berupa uang yang dipinjam pelaku sebelumnya. Bukannya mendapat tanggapan positif, malah terjadi perdebatan antara keduanya.
Saat terlibat cekcok mulut itu, pelaku tersulut emosi. Pelaku mengambil parang dan menebas kepala korban. Setelah korban jatuh terkapar di tanah dan bersimbah darah, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
“Korban saat itu ditolong warga sekitar dan mengevakuasinya ke rumah sakit. Kami masih selidiki terkait motif dari penganiayaan itu,” ungkap Kompol Sukadana.7 des
Komentar