nusabali

Unej Tuan Rumah Kontes Mobil Hemat Energi

Diikuti 68 Tim dari Berbagai Perguruan Tinggi

  • www.nusabali.com-unej-tuan-rumah-kontes-mobil-hemat-energi

JEMBER, NusaBali - Sebanyak 68 tim dari berbagai perguruan tinggi akan mengikuti Kontes Mobil Hemat Energy (KMHE) di Universitas Jember (Unej) pada 22-26 Oktober 2025.

Mereka akan memperebutkan predikat mobil tercepat sekaligus teririt se-Indonesia. 

Ada dua kategori perlombaan, kategori prototipe dan urban concept. Kedua kategori tadi akan melombakan sub kategori motor pembakaran dalam bensin, diesel, etanol dan listrik.

Menu puncak kegiatan, tim juri KMHE 2025 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengunjungi kampus Unej selama dua hari pada Sabtu (20/9) hingga Minggu. Tim juri datang untuk mengecek kesiapan Unej menjadi tuan rumah kontes mobil hemat tersebut.

"Kunjungan tim juri dalam rangka memastikan semua persiapan KMHE 2025 sudah berjalan sesuai ketentuan. Adapun yang dicek adalah mulai dari faktor teknis seperti kesiapan lintasan lomba, personil panitia pelaksana hingga faktor non teknis seperti jalannya acara juga dibahas," kata tim juri KMHE 2025 A.R. Fahreiziel dalam keterangannya di Kampus Unej, Minggu (21/9). 

Tim juri juga mengecek lintasan lomba, racing committee yang akan memimpin jalannya lomba, scrutineering yang akan bertugas memeriksa kendaraan sebelum dan sesudah digunakan di trek hingga kesiapan marshal lomba yang memastikan keselamatan semua peserta dan menjaga kelancaran jalannya balapan di sirkuit.

Sementara itu Dekan Fakultas Teknik Unej selaku Wakil Ketua Panitia KMHE 2025 Triwahyu Hardianto mengatakan pihaknya sudah siap menjadi tuan rumah ajang nasional tersebut dan panitia sudah menyiapkan lintasan sepanjang 9,7 kilometer yang berada di kampus Tegalboto Unej.

Panitia juga sudah merekrut personil yang akan bertugas sebagai racing committee, scrutineering, marshal hingga liaison officer yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.

"Persiapan kami sudah mencapai 75 persen, tinggal membereskan beberapa persiapan teknis seperti perataan aspal di beberapa lokasi, dan penambahan peralatan pendukung seperti forklift untuk memudahkan mobilitas peserta," katanya.7 ant

Komentar