nusabali

Pengamen Sekarat Ditebas Teman Sendiri

  • www.nusabali.com-pengamen-sekarat-ditebas-teman-sendiri

Korban menderita luka berat pada bagian kepala, punggung, perut dan pinggang. Kini masih dalam perawatan di RSUP  Prof IGNG Ngoerah Denpasar.

DENPASAR, NusaBali
Peristiwa berdarah kembali terjadi di salah satu kos di Jalan Glogor Carik Gang Leli Nomor 92, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, pada Senin (15/9) malam pukul 21.00 Wita. Seorang pria bernama Rafli, 23 ditebas pakai parang oleh temannya M Surya Mualik Cahya yang akrab disapa Aleks, 27. Korban menderita luka berat pada bagian kepala, punggung, perut dan pinggang. Kini masih dalam perawatan di RSUP  Prof IGNG Ngoerah Denpasar. Belum diketahui secara persis apa peyebab yang menjadi latar belakang kasus tersebut. 

Salah seorang tetangga kos mengaku bernama Nia, 25 ditemui NusaBali di lokasi, pada Selasa (16/9) siang mengatakan, saat kejadian korban baru saja pulang mengamen. Sementara pelaku yang tak lain adalah teman korban mengamen yang juga tinggal sekamar hendak pergi dari kos. Nia mengetahui hal itu, karena pada saat yang sama keluar dari kamar hendak menjemput adiknya bernama Cika. 

“Saat itu saya melihat awalnya korban berada di pintu dan pelaku di dekat motornya. Pelaku kemudian masuk ke kamarnya dan keluar membawa sebilah parang. Tanpa banyak bicara pelaku langsung menebas korban," jelas Nia.

Melihat peristiwa kekerasan itu, Nia memilih kabur ke kamarnya. Sebelum Nia kabur, pelaku sempat meminta untuk membawa korban ke rumah sakit. Kemudian pelaku kabur meninggalakn lokasi dalam kondisi korban bersimbah darah.

Setelah pelaku pergi, Nia dan adiknya Koyo membawa korban ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan sepeda motor. Saat melintas di Jalan Gelogor Indah, Pemogan, Denpasar Selatan, korban terjatuh dari atas motor. Nia dan Koyo kemudian menahan mobil yang sedang melintas untuk membawa korban ke rumah sakit. 

Sepenggetahuan Nia, korban baru sebulan di Denpasar dan tinggal satu kamar dengan pelaku. Nia mengaku tidak mengetahui hubungan antara keduanya. Dikatakannya, korban dan pelaku  sama-sama dari Palembang, Sumatera Selatan dan di sini mereka setiap hari mengamen. 

Sementara Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga membenarkan adanya kejadian tersebut. Sayangnya Kapolsek belum memberikan keterangan detail dengan dalih masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Masih lidik dan pelaku juga belum kita amankan," imbuhnya. 

Sebelumnya, pada Kamis (24/7) pernah terjadi peristiwa berdarah di kos-kosan tersebut. Seorang pria diketahui bernama Joko Susilo nekat menebas tangan kirinya sendiri pakai parang. Aksi nekatnya itu diduga akibat mabuk minuman keras.7 cr80

Komentar