nusabali

Pohon Tumbang, Lalin Denpasar–Singaraja Terganggu

  • www.nusabali.com-pohon-tumbang-lalin-denpasar-singaraja-terganggu

Proses evakuasi berlangsung sekitar 1 jam. Sejumlah kendaraan kecil dialihkan lewat Balangan, Desa Kuwum, dan tembus Desa Sembung, Mengwi.

MANGUPURA, NusaBali
Jalur utama Denpasar–Singaraja tepatnya di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, terganggu pada Selasa (10/10) sekitar pukul 10.30 Wita. Penyebabnya, pohon setinggi puluhan meter tumbang dan melintang di badan jalan. Akibatnya arus kendaraan dari dan menuju Badung dan Denpasar maupun sebaliknya sempat macet beberapa saat.

Arus lalu lintas kembali lancar setelah petugas melakukan pemangkasan dan mengevakuasianya ke pinggir jalan. Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih waspada, sebab intensitas hujan cukup tinggi.

“Iya, tadi ada pohon tumbang di Banjar Karangjung (Sembung, Red). Kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita. Pohon setinggi kurang lebih 20 meter tumbang menutup jalan. Tapi sudah dievakuasi dan sekarang kendaraan sudah bisa lewat,” tutur Camat Mengwi IGAN Jaya Saputra saat dikonfirmasi, kemarin. Proses evakuasi berlangsung sekitar 1 jam, dan selama proses evakuasi sejumlah kendaraan kecil lewat Balangan, Desa Kuwum, dan tembus Desa Sembung, Mengwi.

Dikatakan, hujan lebat berturut-turut diduga penyebab utama pohon tersebut tumbang. “Selama tiga hari ini hujan berturut-turut di Mengwi. 

Kemungkinan karena guyuran hujan itu (pohonnya tumbang),” ucapnya. Lantaran intensitas hujan semakin meninggi, Jaya Saputra mengimbau masyarakat tetap waspada. “Jaga kewaspadaan diri dan lingkungan. Jalin koordinasi yang baik antara masyarakat dan lembaga di desa. Intinya mantapkan sinergitas dalan antisipasi kebencanaan,” imbaunya. Dia juga berpesan agar masyarakat turut menjaga kebersihan dan kondisi saluran air dan irigasi demi mengantisipasi banjir.

Pohon tumbang di jalur utama Denpasar–Singaraja bukan kali ini saja. Beberapa waktu lalu tepatnya Jumat (6/10) pohon jenis Suar juga tumbang menutup jalan di jalur sibuk tersebut. Tepatnya di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi. Kejadiannya sekitar pukul 00.30 Wita. 

Arus lalu lintas juga sempat terganggu kala itu. Petugas dari BPBD Badung, aparat kepolisian dan masyarakat setempat sigap dengan lekas melakukan evakuasi. Sekitar 1 jam kemudian arus lalu lintas kembali normal, setelah pohon berhasil dibersihkan dari badan jalan.

Kepala BPBD Badung Nyoman Wijaya sebelumnya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim penghujan ini. Pihaknya berharap masyarakat dapat membantu melakukan pemangkasan pohon yang ada di wilayah pekarangannya sendiri demi mengantisipasi tumbang karena terpaan angin.

Di samping itu, selama menghadapi musim penghujan pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas LHK, PUPR, PMI, dan yang lainnya. Sebab, sejumlah wilayah di Badung tergolong rawan bencana longsor maupun pohon tumbang. “Kalau dari sisi kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, BPBD sudah siap. Tapi tentu kami tidak bisa sendiri, makanya kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” ucapnya.

Kekuatan personel BPBD saat ini, Wijaya mengaku sebanyak 50 orang. “Petugas BPBD ada sekitar 50. Tapi kami dibantu kalau-kalau terjadi bencana besar, baik itu dari PUPR maupun instansi lainnya,” kata Wijaya. 7 asa

Komentar