nusabali

Festival Belanja APPBI DPD Bali, Dorong UMKM Lokal Masuk Mal

  • www.nusabali.com-festival-belanja-appbi-dpd-bali-dorong-umkm-lokal-masuk-mal

MANGUPURA, NusaBali - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Bali resmi membuka Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 pada Kamis (14/8). Tak sekadar menawarkan diskon besar-besaran hingga 80 persen, gelaran ini juga menjadi ajang mendorong UMKM lokal agar produknya bisa bersaing dan dipasarkan di pusat perbelanjaan modern.

Ketua APPBI DPD Bali, Zenzen Guisi Halmis mengatakan pihaknya berupaya memanfaatkan momentum festival belanja untuk memajukan produk lokal Bali.

“Support UMKM lokal kami sangat bekerjasama dan bersinergi. Di sini banyak sekali pameran UMKM, produk lokal Bali sudah mulai masuk mal dan memang mal ini bekerjasama untuk bisa membina bagaimana produk lokal bisa sama dengan produk internasional,” terangnya pada konferensi pers di Sidewalk Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Kamis (14/8).

Sejumlah mal yang berpartisipasi di Bali antara lain Level 21 Mall, Living World Denpasar, ICON BALI Mall, Trans Studio Mall Bali, Plaza Renon, Sidewalk Jimbaran, dan Beachwalk Shopping Center.

Selama festival, pengunjung bisa menemukan pameran produk lokal, talkshow pengembangan usaha, serta berbagai promo belanja.

Zenzen menambahkan, dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi lokal, sejalan dengan potensi pariwisata Bali.

“Kami berharap UMKM bisa memperluas pasar, tidak hanya untuk wisatawan domestik, tetapi juga internasional,” kata wanita yang juga menjabat sebagai General Manager Operations ICON BALI Mall.

ISF 2025 diadakan serentak di 400 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia pada 14–24 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan HUT ke-67 Provinsi Bali.

Selain diskon, pengunjung juga bisa mengikuti program undian Big Shop Big Win dengan hadiah mobil listrik, iPhone 16, dan voucher belanja, cukup dengan belanja minimal Rp100 ribu.

Zenzen menargetkan kenaikan belanja pengunjung hingga 15 hingga 20 persen selama festival, sekaligus memperkuat peran mal sebagai ruang promosi dan distribusi produk lokal. Sehingga dia berharap dengan hadirnya ISF 2025 dapat meningkatkan transaksi retail dan wisatawan di Bali.

Menurutnya, festival ini bisa menjadi bukti nyata sinergi antar pusat perbelanjaan, pelaku usaha, pariwisata, dan masyarakat.

“Melalui pelaksanaan program tersebut juga sekaligus menegaskan peran pusat perbelanjaan sebagai penggerak perekonomian. Selain itu juga dalam hal wisata belanja dan pelestarian nilai budaya di Bali,” pungkasnya. *ol3

Komentar