nusabali

Komunitas Mina Ayung Gelar Kontes Ikan Mas Koki, Tampilkan 8 Kategori Unik

  • www.nusabali.com-komunitas-mina-ayung-gelar-kontes-ikan-mas-koki-tampilkan-8-kategori-unik

DENPASAR, NusaBali.com – Komunitas Mina Ayung Koki Bali kembali menggelar kontes ikan mas koki tahunannya untuk kedua kalinya, yang dilaksanakan pada Minggu (29/6/2025) bertempat di Banjar Kayangan, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai dan dibuka secara resmi oleh Jro Bendesa Adat setempat. Kegiatan juga turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Subawa, Anggota DPRD Kota Denpasar Anak Agung Mahendra Jaya, para peserta kontes, tokoh masyarakat, serta seluruh komunitas ikan mas koki dari berbagai wilayah di Bali.

Ketua Panitia Pelaksana, I Komang Adhi Trisna Saputra, menjelaskan bahwa kontes ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sukses digelar pertama kali pada tahun 2024 lalu.

“Tahun ini kami hadirkan 8 kategori perlombaan, sebagai bentuk inovasi dan pengembangan dari kontes sebelumnya yang hanya menampilkan 6 kategori,” ujar alumni Universitas Warmadewa ini.

Kontes tahun ini mempertandingkan kategori Dewasa Solid, Dewasa Kombinasi, Jumbo Size, Remaja Kombinasi, Sepak 2, Sepak 2 Remaja, dan Sepak 3. Tercatat sebanyak 177 peserta turut ambil bagian, baik dari kalangan komunitas maupun peserta individu. Kategori remaja kombinasi menjadi yang paling banyak diminati.


Komang Adhi menyebut perkembangan dunia ikan mas koki di Bali menunjukkan kemajuan, baik dari segi keindahan warna, bentuk tubuh, hingga kelenturan gaya berenang ikan yang semakin memukau.

“Penilaian tetap berpegang pada standar asosiasi, mulai dari kesehatan ikan, bentuk tubuh, warna, hingga detail seperti sirip, ekor, dan gerakan,” jelasnya.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Komang berharap kontes ini menjadi sarana edukasi dan pelestarian.
“Kontes Mina Ayung ke-2 ini kami harapkan bisa menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem melalui hewan peliharaan seperti ikan mas koki. Ini juga menjadi bentuk kontribusi bagi pelestarian kekayaan hayati Bali dan perekonomian masyarakat,” kata Komang.

Komunitas Mina Ayung sendiri telah berdiri sejak 2020 dan beranggotakan pehobi dari berbagai daerah seperti Kesiman, Tabanan, Tonja, dan kawasan Denpasar lainnya. Mereka aktif mengikuti berbagai kontes lokal hingga regional, termasuk berprestasi dalam ajang serupa di luar Bali.

Sebagai bahan evaluasi ke depan, panitia berharap waktu pelaksanaan bisa dipersiapkan lebih matang agar peserta memiliki waktu lebih panjang untuk persiapan. Selain itu, perbaikan fasilitas penunjang lomba dan tempat display ikan juga menjadi perhatian agar pelaksanaan berikutnya semakin maksimal. *m03

Komentar