Song Sera Wujudkan Impian Juara Anggar Asia di Bali
MANGUPURA, NusaBali.com – Atlet anggar asal Korea Selatan, Song Sera, akhirnya mewujudkan impiannya menjadi juara Asia nomor degen perseorangan putri setelah menaklukkan wakil China, Yang Jingwen, dengan skor 15-10 pada laga final Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali International Convention Centre, The Westin Resort, Nusa Dua, Badung, Kamis (19/6/2025).
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Song, karena meskipun sudah menyandang gelar juara dunia dan peraih medali Olimpiade, ia belum pernah meraih gelar juara Asia di nomor perseorangan. “Ya, saya ternyata baru bisa juara Asia perseorangan di sini. Jadi Bali amat berkesan buat saya karena sudah cukup lama saya mengimpikan gelar ini,” ujar Song usai upacara penghormatan pemenang.
Song Sera (lahir 6 September 1993 di Geumsan County, Chungcheongnam-do) merupakan atlet anggar tangan kiri spesialis degen. Ia sebelumnya menjuarai nomor degen perseorangan di Kejuaraan Dunia 2022 di Kairo, serta merebut emas beregu di Kejuaraan Dunia dan Kejuaraan Asia 2024 di Kuwait, serta Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
Medali perunggu dalam pertandingan degen putri ini diraih Kiria Tikanah Abdul Rahman (Singapura) dan Hsieh Kaylin Sin Yan (Hongkong China). Munculnya Kiria sebagai peraih perunggu menjadi kejutan kedua dari tim Singapura, menyusul Juliet Jie Min Heng yang sehari sebelumnya meraih perak di nomor sabel perseorangan putri.
Bagi Song, kemenangan di Bali tidak datang dengan mudah. Ia mengaku sempat tertinggal di awal pertandingan, namun tetap tenang dan percaya diri bisa membalikkan keadaan. “Saya tidak terpengaruh meski sempat tertinggal. Saya tetap yakin bisa mengejar dan mengalahkan lawan,” ujarnya.
Meski berhasil meraih gelar yang sudah lama dinanti, Song mengaku belum merasa puas. Ia masih membidik medali emas Olimpiade setelah hanya meraih perunggu pada Olimpiade Tokyo 2021. "Saya akan ikut Kejuaraan Dunia 2025 di Georgia bulan depan. Setelah itu, saya fokus mengejar tiket ke Olimpiade Los Angeles 2028," tuturnya.
Soal persiapan, Song menegaskan tidak ada latihan khusus. Ia berlatih setiap hari sebagai rutinitas. “Latihan anggar sudah menjadi bagian hidup saya sehari-hari,” ucapnya.
Song juga menyampaikan kesan positif terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Anggar Asia di Bali. Ia memuji fasilitas venue yang representatif, kelancaran pelaksanaan, serta keramahan masyarakat Bali. “Sangat senang bisa juara di Bali yang indah dan masyarakatnya ramah. Saya suka Bali,” ungkapnya.
Kemenangan Song menambah koleksi medali emas Korea Selatan menjadi dua, menyamai Jepang. Emas pertama Korsel sebelumnya diraih Do Gyeongdong di nomor sabel perseorangan putra. Sementara dua medali emas lainnya pada kejuaraan ini diraih oleh atlet China dan Hongkong China.
Komentar