nusabali

Depresi, Tewas Gantung Diri

  • www.nusabali.com-depresi-tewas-gantung-diri

Ibu rumah tangga, I Gusti Ayu Made Rasmi Putri, 52, tewas gantung diri menggunakan tali pramuka yang diikatkan pada kusen pintu kamar tidur di Banjar Basa, Desa/Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (15/9).

TABANAN, NusaBali

Korban diduga nekat bunuh diri karena depresi akibat punya riwayat gangguan jiwa dan pernah menjalani perawatan di RSJ Bangli. Pihak keluarga menolak otopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah.

Kapolsek Marga AKP Made Widya Adnyana mengatakan, kasus bunuh diri di Banjar Basa itu diketahui sekitar pukul 12.30 Wita. Korban pertama kali dilihat tergantung pada kusen pintu kamar tidur oleh anak kandungnya, Anak Agung Ayu Mirah Kumala Dewi,  17. Saat itu, anak kandung korban baru pulang sekolah dan kaget melihat ibunya gantung diri. Saksi kemudian menyampaikan peristiwa itu kepada ayahnya, I Gusti Nyoman Muliadi, 52, dan diterukan ke polisi.

Tak lama kemudian, anggota Polsek Marga dan petugas Puskesmas Marga I tiba di lokasi kejadian. Petugas Puskesmas Marga I, Wayan Suarjaya, 47, kemudian melakukan pemeriksaan luar. -Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian karena jeratan tali. Selesai otopsi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. “Dugaan kami korban depresi karena punya riwayat gangguan jiwa dan 6 bulan lalu dirawat di RSJ Bangli,” terang AKP Widya Adnyana. *k21

Komentar