nusabali

Perajin Denpasar Diminta Tingkatkan Daya Saing

  • www.nusabali.com-perajin-denpasar-diminta-tingkatkan-daya-saing

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar, Bali melakukan pemantauan dan evaluasi kepada perajin guna memberikan motivasi untuk peningkatan daya saing produk perajin tersebut.

DENPASAR, NusaBali
Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara mengatakan, kegiatan evaluasi dan pengawasan tersebut dilakukan selama dua hari.

"Kami mendukung semua perajin di Denpasar untuk melakukan pameran dalam mempromosikan produk, tetapi juga penting dilakukan dengan pelaksanaan pengawasan,”kata di Denpasar, Selasa (12/9). 

Kegiatan ini, kata Kerti Rai, diharapkan mampu bersama-sama mencari solusi dan memotivasi dalam meningkatkan daya saing produk perajin Denpasar.

Perajin Cendani Bordir dengan produk interior rumah tangga, villa, dan hotel menjadi kunjungan pertama tim Dekransda Denpasar. Produk yang dikemas Cendani Bordir seperti bantal, sprai dan korden telah menjadi langganan tetap hotel villa, rumah tangga serta kantoran. 

Menurut pemilik usaha Ni Nyoman Muji,  perpaduan produk kain blacu dengan bordir yang diberikan hiasan gambar dengan berbagai bentuk dan corak warna.

"Mengawali usaha, saya terinspirasi saat mlihat keindahan pohon suweg` dan mencoba menuangkannya dalam gambar bordir di kain," ujar Ni Nyoman Muji. 

Produknya kini telah masuk di pasar interior villa dan hotel, selain itu juga digunakan oleh kantor pemerintah. Satu buah produk kain bordir bantal berkisar dari harga Rp 200 sampai Rp 250 ribu. 

"Saya memiliki lima orang tenaga kerja yang setiap harinya mampu menyelesaikan satu buah produk bordir," ujarnya.

Kunjungan kedua, Dekranasda, ke rumah boneka dengan pemilik usaha Anak Agung Sagung Inten di Padang Sambian Kaja. Dalam sebuah toko produk boneka dari kain perca dihasilkan dengan berbagai bentuk hewan lucu. Yakni boneka anjing, kucing, kuda, sapi, jerapah, hingga kuda nil. 

Menurut Agung Inten, satu buah boneka berkisaran dari harga Rp30 ribu hingga Rp200 ribu tergantung dari ukuran boneka tersebut. 

"Untuk bahan pembuatan boneka dari kain perca batik dengan berbagai kombinasi warna. Sampai saat ini produk boneka karya rumah boneka telah terkenal hingga mancanegara seperti Amerika," ujarnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat yang memiliki kain sisa dari jaritan pakaian pribadi bisa dibawa ke rumah boneka dan dijadikan sovenir unik dan lucu khas rumah boneka. *ant

Komentar