nusabali

Badung Lelang Ulang 66 Ribu Blangko KIA

  • www.nusabali.com-badung-lelang-ulang-66-ribu-blangko-kia

Program Kartu Identitas Anak (KIA) belum bisa dilaksanakan di Kabupaten Badung. 

MANGUPURA, NusaBali
Sebab 66 ribu keping blangko senilai Rp 330 juta yang sedianya dipersiapkan untuk program ini mengalami gagal lelang.

“Kami sudah siapkan anggaran dan sudah tender. Tapi gagal lelang dan menunggu lelang lagi,” kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung Putu Suryawati, Jumat (11/8). Akibat kendala ini, Suryawati tak bisa memastikan kapan KIA mulai dilaksanakan. Kapan akan dilakukan lelang lagi? “Sekarang masih berpores,” tegasnya.

Masih menurut Suryawati, sesungguhnya kebijakan Kementerian Dalam Negeri ini sudah ada sejak awal 2016 melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016, semua anak berusia di bawah 17 tahun atau 0-16 tahun diwajibkan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Namun dalam perjalanannya kerap mengalami hambatan, salah satunya masalah ketersediaan blangko. “Kalau e-KTP kan blangkonya dari pusat, kalau program KIA ini bisa di daerah, karena tidak ada chipnya,” kata dia.

Secara teknis ada dua jenis KIA yang diberlakukan. Untuk usia 0-5 tahun dan usia 5-17 tahun. Sebagai syaratnya, KIA akan diterbitkan bersamaan dengan akte kelahiran bagi anak yang baru lahir. Bagi anak yang belum berusia 5 tahun dan belum memiliki KIA, persyaratannya meliputi salinan kutipan akte kelahiran dan menunjukkan kutipan akte kelahiran asli, kartu keluarga (KK), termasuk KTP kedua orangtuanya.

“Tambahannya hanya melengkapi foto close up ukuran 2 x 3 cm sebanyak dua lembar bagi anak yang usianya lebih dari lima tahun,” tuturnya. Menurutnya, identitas untuk anak ini nantinya bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik.

Pihaknya berharap pada lelang kedua kali ini tidak mengalami kendala. Sehingga pada akhir Desember 2017 bisa dilaunching. “Harapan kami akhir Desember bisa launching,” tandasnya.

Untuk diketahui, jumlah anak usia di bawah 17 tahun di Kabupaten Badung sekitar 120 ribu. Namun, saat ini blangkonya baru diadakan setengahnya karena untuk sisanya akan diajukan tahun 2018 mendatang. *asa

Komentar